- Analis politik Selamat Ginting menilai posisi duduk Wapres Gibran saat sidang kabinet memicu narasi playing victim.
- Selamat menyatakan belum ada penugasan khusus dari Presiden Prabowo kepada Wakil Presiden Gibran dalam pemerintahan.
- Ia menduga pengaturan kursi diatur Setneg dan meminta Presiden Prabowo melakukan bersih-bersih di lingkungan istana.
Suara.com - Analis politik dan militer Universitas Nasional, Selamat Ginting, menilai ada upaya membangun narasi bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi korban (playing victim) setelah posisi duduknya dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7/2026), menjadi sorotan.
Menurut Selamat, penempatan Gibran yang tidak berada di sisi Presiden Prabowo Subianto, melainkan sejajar dengan para menteri koordinator, dimanfaatkan untuk membentuk persepsi publik bahwa putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu tengah dipinggirkan.
"Sengaja membangun simpati publik terhadap Gibran seolah-olah dipinggirkan oleh kubunya Presiden Prabowo," ungkapnya dikutip Jumat (24/7/2026).
Ia menduga narasi tersebut sengaja dibangun untuk mengirimkan sinyal politik kepada para pendukung Gibran bahwa sang wakil presiden sedang menghadapi tekanan dari kelompok yang berada di sekitar Presiden Prabowo.
Selain itu, Selamat juga menilai isu posisi duduk Gibran bisa dimanfaatkan untuk mengalihkan perhatian publik dari isu lain, termasuk relasi pemerintahan Presiden Jokowi dengan mantan Sekretaris Kementerian BUMN periode 2005-2010, Said Didu.
Selamat turut menyoroti belum jelasnya peran Wakil Presiden dalam pemerintahan saat ini. Ia mengingatkan bahwa Pasal 4 ayat (2) UUD 1945 mengatur tugas wakil presiden adalah membantu presiden, namun menurutnya hingga kini belum terlihat adanya penugasan khusus dari Presiden Prabowo kepada Gibran.
"Tidak ada tugas khusus Presiden (Prabowo) kepada Wakil Presiden Gibran," ujarnya.
Minta Prabowo 'Bersih-bersih' Istana
Selamat juga menduga pengaturan posisi duduk tersebut telah ditetapkan oleh Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet. Karena itu, ia menilai munculnya kesan Gibran diperlakukan tidak semestinya justru merugikan Presiden Prabowo.
Baca Juga: Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!
Sebelumnya, Gibran terlihat duduk di sebelah Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan.
"Seolah-olah dizalimi. Presiden harus membersihkan lingkaran istana dari keterpengaruhan dengan bapaknya Gibran," katanya.
Ia bahkan meminta Presiden Prabowo melakukan "bersih-bersih istana" dari pengaruh pemerintahan sebelumnya.
"Ada orang istana yang harus 'dibersihkan,'" katanya.
Reporter: Cornelius Juan Prawira
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!
-
Tumbal Terakhir
-
Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI
-
Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun