Presiden Prabowo Subianto. (foto: BPMI Sekretariat Presiden)
Baca 10 detik
- Guru Besar UII Masduki menilai Presiden Prabowo layak mendapatkan mosi tidak percaya dari masyarakat pada Sabtu, 25 Juli 2026.
- Pernyataan kontroversial Prabowo seperti diksi "londo ireng" menunjukkan kemunduran kualitas demokrasi serta etika komunikasi publik di Indonesia.
- Pola komunikasi kepala negara tersebut dinilai menciptakan polarisasi, merusak ruang dialog, dan memperlihatkan krisis keteladanan kepemimpinan nasional.
"Jadi saya perkirakan akan muncul lagi ini yang disebut tadi ketidak selarasan antara apa yang dikatakan dengan kenyataan," tuturnya.
Lebih jauh, Masduki menilai persoalan tersebut memperlihatkan krisis keteladanan di level kepemimpinan nasional. Kepala negara semestinya menjadi contoh dalam bertutur kata, menyampaikan pidato, hingga mengarahkan jalannya pemerintahan.
Jika pola komunikasi seperti ini terus dipertahankan, ia mengingatkan kepercayaan publik terhadap Presiden akan semakin terkikis di tengah masa pemerintahannya.
"Jadi dalam defisit demokrasi itu ada keteladanan pemimpin. Nah, Prabowo ini tidak memberikan keteladanan. Baik dalam hal perkataan, pidato, maupun arahan," pungkasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Respons Laporan Kerusakan, Pemerintah Pastikan Perbaikan SDN Tanggirejo Jadi Prioritas
-
Londo Ireng Artinya Apa? Ini Asal Usul Istilah yang Dipakai Prabowo Menyindir Jurnalis hingga LSM
-
Heboh Sebutan Londo Ireng untuk Jurnalis, Prabowo Subianto Kini Dituntut Minta Maaf!
-
Mr Presiden Harus Tahu! Siapa Londo Ireng, Benarkah Orang Indonesia yang Berkhianat?
-
Reshuffle Kabinet Prabowo Diprediksi Terjadi Agustus 2026, Ini Isyarat yang Diungkap Pengamat
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti