News / Metropolitan
Senin, 27 Juli 2026 | 13:20 WIB
Situasi bangunan di Jalan Tambak, Menteng, yang menjadi sasaran amukan warga pada Minggu (26/7/2026) kemarin, sudah tampak kondusif. (Suara.com/Alif Bintang)
Baca 10 detik
  • Camat Menteng Nurhelmi Savitri berjanji mengganti gerobak pedagang nasi uduk yang rusak akibat bentrokan warga.
  • Bentrokan antarwarga yang dipicu kebisingan pengendara motor terjadi di Jalan Matraman Dalam pada Minggu pagi.
  • Insiden tersebut menyebabkan satu orang warga meninggal dunia dan satu korban lainnya dirawat secara kritis.

Suara.com - Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, berjanji mengganti kerugian berupa gerobak milik pedagang nasi uduk yang rusak akibat bentrokan warga di Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, pada Minggu (26/7/2026).

"Untuk satu gerobak pedagang nasi uduk yang dirusak, Insyaallah akan segera kami ganti gerobaknya," kata Camat Menteng Nurhelmi Savitri saat berada di lokasi kejadian, Senin (27/7/2026).

Bentrokan tersebut pecah pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyebut bentrokan dipicu oleh dua pengendara motor yang membuat kebisingan di sekitar lapak nasi uduk di depan Masjid Jami Matraman yang berada di jalan tersebut.

Bentrok berdarah di Menteng. (bidik layar video media sosial)

Akibat insiden itu, seorang warga berinisial K (23) dilaporkan meninggal dunia.

Selain itu, satu korban lainnya masih menjalani perawatan kritis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Gerobak nasi uduk yang menjadi sasaran perusakan oleh sekelompok warga kini diamankan oleh pihak kepolisian sehingga berpotensi mengganggu mata pencaharian pedagang tersebut.

"Jadi biar yang bersangkutan bisa dagang lagi," ujar Nurhelmi Savitri.

Penggantian gerobak dilakukan agar pedagang tersebut dapat kembali berjualan seperti sedia kala.

Baca Juga: Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, Aparat Gabungan TNI-Polri Masih Siaga

"Insyaallah, gerobaknya nanti sore atau mungkin besok pagi, paling lambat sudah datang lagi," tambah Nurhelmi Savitri.

Hingga siang ini, aparat gabungan masih berada di lokasi kejadian untuk memastikan situasi di Jalan Matraman Dalam tetap kondusif.

Load More