- Bentrokan antarwarga terjadi di Jalan Tambak Menteng Jakarta pada Minggu 26 Juli 2026 yang mengakibatkan satu orang tewas.
- Kerusuhan dipicu perselisihan di lapak nasi uduk dan pengendara motor yang berujung pada perusakan gerobak serta aksi saling serbu.
- Aparat kepolisian dan TNI kini berjaga di lokasi kejadian untuk memastikan situasi kembali kondusif dan mencegah terulangnya keributan.
Suara.com - Sekitar lapak pedagang nasi uduk yang menjadi tempat kejadian pemantik kerusuhan di Jalan Tambak Menteng pada Minggu (26/7/2026) kemarin telah kondusif.
Beberapa personel kepolisian dan TNI juga tampak berjaga di sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan Suara.com pada Senin (27/7/2026) pukul 11.37 WIB, kegiatan warga sekitar dan lalu lintas di Jalan Matraman Dalam tampak normal.
Meski begitu, lapak pedagang nasi uduk yang semula berada di samping Masjid Jami Matraman itu sudah tidak berada di lokasi.
Gabungan aparat kepolisian dan TNI juga tengah berjaga guna menghindari kejadian serupa berulang.
Diketahui sebelumnya, telah terjadi bentrokan antar warga di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta pada Minggu (26/7/2026) siang.
Hal itu diduga dipicu oleh perselisihan di lapak nasi uduk dan dua orang pengendara motor di kawasan Jalan Matraman Dalam sesaat sebelumnya.
Akibatnya, pengendara yang tak terima, kembali ke lokasi dengan membawa sejumlah orang dan melakukan pengrusakan terhadap gerobak nasi uduk.
Warga sekitar yang merasa geram dengan tindakan tak menyenangkan itu, langsung berbalik menyerbu bangunan yang diduga ditempati para pengendara tersebut. Bentrokan itu mengakibatkan satu orang tewas.
Reporter: Alif Bintang
Berita Terkait
-
Situasi Menteng Usai Amukan Warga: Kondusif, Garis Polisi Masih Melingkar di Bangunan Terbakar
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Belajar dari Bentrokan di Matraman, Pemprov DKI Harus Perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM
-
Antisipasi Rencana Aksi Balasan, 200 TNI-Polri Bersiaga di Jalan Tambak Pascabentrokan Maut
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kejutan SDCC 2026: Ryan Gosling Resmi Gabung MCU Sebagai Ghost Rider!
-
Imbas Bentrokan Matraman, Siswa Dua Sekolah Terpaksa Belajar dari Rumah
-
Orang-Orang Hilang di Kyushu: Misteri Surat dari Orang yang Sudah Meninggal
-
Perry Warjiyo Mundur Jadi Gubernur Bank Indonesia
-
29 Kode Redeem FF Hari Ini 27 Juli 2026, Klaim Item Gratis Sebelum Terlambat
-
Ranjau Laut Iran Makan Korban, Kapal Tanker Meledak karena 'Bandel' Tak Ikut Aturan Ini
-
Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, Aparat Gabungan TNI-Polri Masih Siaga
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Polwan Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP, LBH Padang Kecam Penghentian Kasus
-
Membedah Lirik "Pura-Pura Hidup Lagi" Aruma: Validasi untuk Kamu yang Sedang Lelah Berjuang