- Sebuah Toyota Alphard berpelat D 1828 HQ menerobos penyeberangan orang di Bundaran HI pada 28 Juli 2026.
- Nomor polisi asli kendaraan tersebut adalah B 97 ELI yang terdaftar atas nama dokter berinisial E.
- Pemilik lama telah memblokir STNK karena mobil sudah dijual kepada pria berinisial DD alias A.
Suara.com - Kendaraan Toyota Alphard dengan nomor polisi D 1828 HQ menjadi sorotan masyarakat usai menerobos penyeberangan orang di Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Sebab, setelah ditelusuri nomor polisi yang digunakan oleh mobil tersebut tidak sesuai dengan peruntukannya.
Mobil tersebut, sebenarnya bernomor polisi B 97 ELI, dalam surat tanda nomor kendaraan (STNK) kepemilikan mobil tersebut merupakan seorang dokter berinisial E.
Namun, saat ditelusuri E ternyata sudah menjual kendaraan tersebut 2 tahun silam dan memblokir surat kendaraan tersebut. Adapun pihak pembeli kendaraan tersebut merupakan pria berinisial DD alias A.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengatakan proses balik nama dan bayar pajak akan dilakukan oleh pemilik atau pihak yang menguasasi kendaraan saat ini.
“Hal ini harus dilakukan karena menyangkut ketaatan bayar pajak dan menyangkut nama baik orang lain yang namanya tertera di STNK,” kata Ojo, saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).
Balik nama harus segera dilakukan karena pemilik saat ini tidak bisa membayar pajak, sebab pemilik kendaraan lama telah mengajukan permohonan untuk dilakukan blokir 2 tahun lalu.
“Seolah-olah nama di STNK tidak bayar pajak padahal sudah menjualnya, dan sudah memberitahukan ke Dipenda Banten bahwa kendaraan sudah dijual dan mohon untuk blokir 2 tahun lalu,” ucapnya.
Jika terjadi persoalan atau masalah seperti ini, maka pemilik kendaraan yang tertera di surat kendaraan tidak bisa dimintai pertanggungjawaban.
Baca Juga: Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Minta Pengendara Alphard Arogan Disanksi Tegas
“Sehingga bila muncul masalah bukan lagi menjadi tanggung jawabnya,” pungkas Ojo.
Berita Terkait
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard
-
Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Minta Pengendara Alphard Arogan Disanksi Tegas
-
Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
Terkini
-
Asing Banyak Lepas, BBNI Mau Buyback Saham Rp627 Miliar
-
Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
-
Donald Trump 'Bodo Amat' Israel Protes Penjualan Jet Tempur F-35 Turki
-
Sempat Seret Nama Dokter, Ternyata Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Sudah Berpindah Tangan
-
17 Agustus 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Cek Kalender Lengkapnya
-
Intelijen Rusia Disinyalir Bantu Iran Hancurkan Pangkalan Militer AS Tanpa Menyentuh
-
Aturan Label Gizi Baru BPOM Dikritik, FAKTA Indonesia Sebut Ada Standar Ganda
-
Gawat! Tayangan Video Porno Muncul di Videotron Bikin Geger Warga Melawi
-
Ribuan Chat Claude Bocor di Google dan Bing, Begini Cara Mengatasinya
-
Statistik Gacor Dony Tri Pamungkas Bikin John Herdman Kasih Pujian Setinggi Langit