- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta tidak mematikan UMKM.
- Koperasi tersebut berfungsi menyalurkan barang bersubsidi pemerintah dan bertindak sebagai pembeli hasil pertanian masyarakat.
- Pemerintah menargetkan operasional hingga 35.862 unit koperasi serta merampungkan Peraturan Presiden pada tahun 2026.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak akan mematikan usaha warung maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Menurut Zulkifli Hasan atau Zulhas, KDKMP tidak dirancang sebagai toko maupun supermarket yang bersaing langsung dengan usaha ritel milik masyarakat.
"Saya jelaskan, kopdes ini bukan toko, bukan supermarket. Jadi, tidak usah khawatir warung-warung, segala macam, ritel-ritel ini tidak ada ini, ya. Bisa saling melengkapi," kata Zulhas dalam konferensi pers terkait rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Tata Kelola Penyelenggaraan KDKMP di Jakarta,dikutip dari Antara, Selasa.
Zulhas menjelaskan, fungsi utama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah menjadi infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan berbagai barang bersubsidi dan bantuan kepada masyarakat.
Selain itu, koperasi tersebut juga akan berperan sebagai offtaker atau pihak yang membeli hasil produksi pertanian masyarakat, seperti gabah dan beras, sehingga petani memperoleh harga yang lebih baik.
"Kalau di daerah itu gabahnya ditentukan pemerintah Rp6.500, ternyata harganya tengkulak membeli Rp5 ribu. Maka, koperasi (Merah Putih) bisa membeli dengan Rp6.500, kerja sama dengan Bulog," ujarnya.
Ia mengatakan, apabila KDKMP berkembang dengan baik, koperasi tersebut juga dapat dikembangkan untuk mendukung berbagai potensi ekonomi desa, termasuk pengembangan desa wisata maupun desa tematik.
Meski demikian, Zulhas menegaskan fungsi paling mendasar KDKMP tetap sebagai infrastruktur penyaluran subsidi pemerintah sekaligus menjadi pembeli hasil pertanian masyarakat.
"Tetapi yang paling mendasar tadi, infrastruktur (penyalur subsidi) dan sebagai offtaker," kata Zulhas.
Baca Juga: Pembentukan KDMP Disebut Didominasi Pemerintah Pusat, Desa Tak Boleh Nolak
Pemerintah menargetkan sekitar 25 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi pada Agustus hingga September 2026. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 35.862 unit pada akhir tahun.
Untuk mendukung operasional program tersebut, pemerintah juga tengah menuntaskan penyusunan Peraturan Presiden tentang Tata Kelola Penyelenggaraan KDKMP.
Zulhas berharap regulasi tersebut dapat rampung pada pekan ini sehingga seluruh pihak memiliki pedoman yang sama dalam menjalankan program.
"Mudah-mudahan minggu ini selesai tata kelolanya agar semua bisa punya pegangan yang sama," ujar Zulhas.
Berita Terkait
-
Pembentukan KDMP Disebut Didominasi Pemerintah Pusat, Desa Tak Boleh Nolak
-
Strategi Jitu KAINRATU, Bawa Kain Tenun Nusantara ke Ajang BRI UMKM EXPO(RT)
-
Kopdes Merah Putih Diklaim Bisa Pangkas Rantai Pasok, Petani Berpeluang Nikmati Rp263 Triliun
-
Jember Fashion Carnaval 2026 Sedot Ribuan Wisatawan, Dongkrak Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
-
UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat
-
Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM
-
Link Resmi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk Cek Bansos Kemensos 2026, Begini Caranya
-
Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Terbaik, Spek Premium untuk Multitasking dan Hiburan
-
Apa itu Flek Hitam dan Bagaimana Serum Bisa Mengatasinya?
-
5 Sepatu Lari Brand Lokal di Bawah Rp500 Ribuan, Bisa untuk Laki-laki dan Perempuan
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang