- Solidaritas Perempuan menyatakan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di beberapa daerah didominasi instruksi pusat.
- Finna Falah Husani menyampaikan temuan asesmen di Lampung, Yogyakarta, NTT, dan Kalimantan Tengah pada Selasa (28/7/2026).
- Proses pembentukan koperasi tersebut berdampak pada minimnya partisipasi masyarakat serta penunjukan pengurus secara tertutup.
Suara.com - Solidaritas Perempuan menyebut bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di berbagai daerah didominasi instruksi pemerintah pusat atau bersifat top down.
Kondisi itu membuat pemerintah desa tidak memiliki ruang untuk menentukan apakah program itu sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Staf Peneliti dan Pengembangan Solidaritas Perempuan, Finna Falah Husani, mengatakan temuan itu diperoleh dari hasil asesmen di sejumlah wilayah pengorganisasian organisasi tersebut.
Di antaranya Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Tengah.
"Pembentukan KDMP itu bersifat top-down, masih sangat didominasi oleh instruksi pemerintah pusat. Pemerintah desa pada praktiknya tidak memiliki ruang untuk menentukan apakah program ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat di desanya," kata Finna dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Menurut Finna, pemerintah desa yang menjadi lokasi asesmen mengaku tidak memiliki pilihan selain membentuk KDMP karena program tersebut merupakan kebijakan nasional.
Percepatan pembentukan KDMP di sejumlah daerah itu pada akhirnya dilakukan tanpa sosialisasi yang memadai kepada masyarakat desa.
"Hal ini kami temukan di wilayah pengorganisasian SP Sebai Lampung, SP Kinasi Jogja, SP Floba Muratas di NTT, dan SP Mamut Menteng di Kalimantan Tengah. Pemerintah desanya mengaku bahwa mereka tidak punya ruang untuk menolak dan juga harus segera membentuk KDMP karena merupakan program nasional yang harus segera dijalankan," ujarnya.
Selain menyoroti proses pembentukan yang dinilai bersifat top down, Solidaritas Perempuan juga menemukan minimnya partisipasi bermakna perempuan dalam pembentukan KDMP.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Diklaim Bisa Pangkas Rantai Pasok, Petani Berpeluang Nikmati Rp263 Triliun
Berdasarkan hasil asesmen di Kendari dan Desa Kalumpang, Kalimantan Tengah, perempuan maupun masyarakat desa disebut tidak dilibatkan secara memadai dalam proses sosialisasi, meski selama ini aktif dalam berbagai kegiatan di desa.
Finna juga mengungkapkan bahwa di sejumlah wilayah, proses penentuan pengurus KDMP dinilai belum dilakukan secara terbuka dan partisipatif.
"Di sejumlah wilayah seperti Kendari, Kalimantan Tengah, Palembang, Palu, dan Aceh, pengurus KDMP itu sudah ditentukan tanpa proses yang terbuka dan juga partisipatif dari masyarakatnya. Ada yang ditunjuk langsung oleh pemerintah daerah, pemerintah desa, ada pula yang dipilih berdasarkan adanya relasi atau koneksi dengan pemerintah desa," katanya.
Berita Terkait
-
Kopdes Merah Putih Diklaim Bisa Pangkas Rantai Pasok, Petani Berpeluang Nikmati Rp263 Triliun
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah
-
Bos Agrinas Menghindar saat Ditanya soal Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Kejagung Siapkan Kantor Sementara untuk 7 Kejari Baru, Ini Daftarnya
-
Pembentukan KDMP Disebut Didominasi Pemerintah Pusat, Desa Tak Boleh Nolak
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
5 Rekomendasi Novel Keigo Higashino Terbaik, Sang Masterpiece Misteri Jepang
-
Hasto Tawarkan 'Mustika Rasa', Solusi MBG Tanpa Kuras Dana Pendidikan
-
Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Tanah?
-
Cara Pakai Serum Retinol Hanasui Biar Kulit Glowing dan Awet Muda, Cuma Rp40 Ribuan!
-
Strategi Jitu KAINRATU, Bawa Kain Tenun Nusantara ke Ajang BRI UMKM EXPO(RT)
-
Bukan Sekadar Kematian Biasa? Koalisi Sipil Desak Pengusutan Menyeluruh Kasus Sutrimo
-
Transformasi Industri Masuk Babak Baru, Solusi 5G, AI, dan IoT Siap Percepat Otomasi di Indonesia