- Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menggandeng Dewan Masjid untuk mengampanyekan bahaya tramadol.
- Pemerintah bersama Forkopimko berencana mendeklarasikan kawasan Tanah Abang bebas dari peredaran obat-obatan terlarang.
- Langkah lintas sektor ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan aman serta menekan peredaran obat keras.
Suara.com - Wali Kota Jakarta Pusat Arifin akan menggandeng Dewan Masjid untuk mengampanyekan bahaya penyalahgunaan tramadol melalui khotbah Jumat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menekan peredaran obat keras yang marak diperjualbelikan, terutama di kawasan Tanah Abang.
Arifin mengatakan kampanye tersebut merupakan tindak lanjut rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko), Polres Metro Jakarta Pusat, Kodim, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), serta tokoh agama dan masyarakat.
"Kami akan melakukan deklarasi bersama seluruh tokoh masyarakat agar kawasan Tanah Abang bebas dari peredaran obat-obatan terlarang, termasuk tramadol dan obat sejenis serta psikotropika," kata Arifin di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Menurut Arifin, kampanye pencegahan akan dilakukan secara masif melalui berbagai saluran, mulai dari penyuluhan di lingkungan masyarakat hingga pendidikan di sekolah-sekolah.
Selain itu, Pemkot Jakarta Pusat akan melibatkan Dewan Masjid agar pesan mengenai bahaya penyalahgunaan obat keras dapat disampaikan secara rutin kepada masyarakat melalui khotbah Jumat maupun kegiatan keagamaan lainnya.
"Kampanye ini juga akan dilakukan di kampung-kampung. Kita mengajak semua pihak menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan agar terbebas dari penyalahgunaan obat-obatan tersebut," ujarnya.
Arifin mengatakan keresahan masyarakat terhadap maraknya peredaran tramadol yang dijual bebas menjadi perhatian bersama seluruh unsur Forkopimko.
Karena itu, pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dan berbagai organisasi masyarakat memperkuat sinergi untuk memberantas peredaran obat keras yang tidak sesuai ketentuan.
Ia berharap komitmen lintas sektor tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus menekan penyalahgunaan obat keras di Jakarta Pusat, khususnya di kawasan Tanah Abang.
Baca Juga: Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
"Kami bersama Forkopimko terus mencari solusi agar peredaran obat-obatan yang dilarang bisa diberantas. Semua organisasi lintas sektor memiliki komitmen yang sama, menjaga Tanah Abang dari peredaran obat-obatan terlarang," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat
-
Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM
-
Link Resmi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk Cek Bansos Kemensos 2026, Begini Caranya
-
Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Terbaik, Spek Premium untuk Multitasking dan Hiburan
-
Apa itu Flek Hitam dan Bagaimana Serum Bisa Mengatasinya?
-
5 Sepatu Lari Brand Lokal di Bawah Rp500 Ribuan, Bisa untuk Laki-laki dan Perempuan
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang