News / Metropolitan
Selasa, 28 Juli 2026 | 15:52 WIB
Ilustrasi Mangrove di Jakarta. (Dini/Suara.com)
Baca 10 detik
  • Anggota DPRD DKI Pandapotan Sinaga meminta rehabilitasi mangrove diperkuat di pesisir utara Jakarta pada Minggu (26/7/2026).
  • Sebanyak 78.348 bibit mangrove telah ditanam di area seluas 6,68 hektare sepanjang Januari hingga Juli 2026.
  • Pandapotan menekankan pentingnya perawatan rutin serta kolaborasi lintas pihak untuk mengendalikan abrasi pesisir.

Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, meminta rehabilitasi mangrove terus diperkuat di tengah pesatnya pembangunan kawasan pesisir utara Jakarta, termasuk wilayah sekitar Pantai Indah Kapuk (PIK).

Permintaan itu disampaikan Pandapotan saat menghadiri peringatan Hari Mangrove Sedunia di Taman Wisata Alam Angke, Kawasan Hutan Produksi Angke Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (26/7/2026).

Menurut Pandapotan, pembangunan kawasan pesisir perlu diimbangi dengan langkah pelestarian lingkungan yang terukur, salah satunya melalui penanaman dan pemeliharaan mangrove.

“Kita sebagai pencinta alam juga menginginkan pesisir pantai Jakarta ini supaya bisa terkontrol. Maka, kita sangat mendukung penanaman mangrove,” ujar Pandapotan, dikutip dari laman resmi DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Kawasan Taman Wisata Alam Angke berada di bentang pesisir utara Jakarta dan berdekatan langsung dengan kawasan PIK yang terus berkembang.

Ekosistem mangrove di wilayah tersebut memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami pantai dari abrasi sekaligus habitat berbagai biota.

Pandapotan menilai, penanaman mangrove harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan perangkat daerah, masyarakat pesisir, komunitas lingkungan, hingga sektor swasta.

“Ini salah satu tujuan dan cara kita untuk memelihara alam,” katanya.

Berdasarkan data capaian, sebanyak 54.038 bibit mangrove telah ditanam sejak Januari hingga Juni 2026, dengan panjang area 403 meter dan luas tapak sekitar 4,10 hektare.

Baca Juga: Paperbag hingga Koper, Begini Cara Sindikat Internasional Sembunyikan 8.698 Etomidate di Jakarta

Pada peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, pemerintah dan berbagai pihak kembali menanam 24.310 bibit mangrove secara serentak di lima lokasi.

Total penanaman mangrove sepanjang 2026 pun bertambah menjadi 78.348 bibit, dengan panjang kawasan 1.368 meter dan luas sekitar 6,68 hektare.

Pandapotan menegaskan, DPRD DKI Jakarta siap mendukung kebijakan Pemprov DKI yang bertujuan mengendalikan abrasi dan mempertahankan kualitas lingkungan pesisir.

“Kita akan dukung dan akan motivasi terus supaya melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, melainkan juga perlu diiringi perawatan dan pemantauan pertumbuhan secara rutin.

Pandapotan turut mengajak generasi muda dan pelajar untuk ikut menjaga kawasan pesisir Jakarta.

“Kita harapkan para anak-anak muda, para pelajar supaya ikut bergotong royong dan ikut berbuat menjaga alam kita,” tandasnya.

Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, pengelola kawasan seperti PIK, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar pembangunan pesisir tidak mengurangi fungsi ekologis wilayah tersebut.

Load More