- KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap lima bupati di Jawa Tengah dari Januari hingga Juli 2026.
- Para bupati tersebut berasal dari Kabupaten Pati, Pekalongan, Cilacap, Sukoharjo, serta Pemalang dalam perkara berbeda.
- Kasus yang menjerat para kepala daerah itu meliputi dugaan suap, pemerasan, serta pengadaan barang dan jasa.
3. Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap
Tak lama setelah Fadia, KPK menciduk Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman pada Jumat, 13 Maret 2026.
Syamsul terjerat kasus pemerasan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Cilacap.
Uang tersebut diduga dikumpulkan untuk kebutuhan tunjangan hari raya (THR) pribadi serta pihak eksternal yang berkaitan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
KPK menyebut Syamsul mengancam para kadis bakal dirotasi jika yang tak menuruti permintaan tersebut.
Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai sekitar Rp610 juta sebagai barang bukti.
4. Etik Suryani, Bupati Sukoharjo
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, terjaring OTT KPK pada Kamis, 9 Juli 2026.
KPK mengungkap OTT Etik berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
Etik diduga memanfaatkan Surat Keputusan (SK) Bupati terkait insentif pemungutan pajak untuk memaksa pegawai BPKAD memotong Upah Pungut (UP) sebesar 40%.
Dengan skema tersebut, Etik meraup Rp2,93 miliar. Belum lagi aliran dana dari SPJ fiktif dan markup pengadaan di dinas lain.
Baca Juga: Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
5. Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menjadi bupati terbaru dari Jawa Tengah yang terjaring OTT KPK pada Rabu, 29 Juli 2026.
Penyidik KPK menyegel rumah pribadi bupati serta kantor Dinas PUPR Pemalang untuk mengamankan dokumen transaksi dan bukti aliran dana proyek fisik.
Namun, pihak KPK belum menjelaskan mengenai kasus yang mendasari penangkapan ini. Perkembangan kasus serta status hukum Anom masih menunggu keterangan resmi.
Itulah daftar 5 bupati di Jawa Tengah yang terjaring OTT KPK sepanjang 2026. KPK masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam masing-masing perkara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Tak Lagi Harmonis, 2 Pembalap Aprilia Perang Dingin Sejak GP Hungaria
-
5 Bupati di Jawa Tengah yang Terjaring OTT KPK dari Januari hingga Juli 2026
-
Nenek 78 Tahun Lolos dari Kepungan Api yang Hanguskan Dapur di Situbondo
-
Pengobatan 'Nikah Batin', Kakek di Inhu Cabuli Wanita Bersuami Berulang Kali
-
Gempa Bumi Jepang, Banyak Orang Masih Terjebak di Reruntuhan Aeon Mall Kumamoto
-
Profil Andi Tenri Walinonong, Ketua DPRD Bone Perempuan Pertama yang Viral Diduga Aniaya Staf
-
Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan
-
Harga Pangan 29 Juli 2026: Cabai, Minyak Goreng, dan Telur Ayam Kompak Naik
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Lawan Dianggap Lemah Justru Paling Bahaya
-
Timnas Indonesia Bantai Kamboja di Piala AFF 2026, Kapten Persib Sampaikan Kritik