News / Nasional
Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:35 WIB
Jatim Media Summit 2026. (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Jatim Media Summit 2026 sukses digelar pada 30 Juli di Surabaya untuk merumuskan strategi transformasi industri media dan ekonomi kreatif.
  • Menteri Teuku Riefky menyatakan Jawa Timur berpotensi menjadi lokomotif ekonomi kreatif nasional yang didukung pertumbuhan subsektor yang sangat menjanjikan.
  • Para pemimpin media dan pejabat membahas perlunya inovasi model bisnis serta kolaborasi lintas sektor guna menghadapi tantangan disrupsi AI.

Pada sesi penutup, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin memaparkan penetrasi internet di Jawa Timur telah mencapai 83,41 persen dengan dominasi pengguna dari kalangan Milenial dan Gen Z. Pemerintah pun merespons melalui program literasi digital CERDIK dan AI Talent Factory.

Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof. Dr. Martadi mengingatkan tantangan era post-truth dan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara kampus, pemerintah, dan media agar hasil riset akademik dapat menjangkau masyarakat luas.

Menutup rangkaian diskusi, Chief Content Officer KapanLagi Youniverse Wensesiaus Manggut menegaskan AI semestinya menjadi momentum bagi jurnalisme untuk kembali mengutamakan kualitas, independensi, dan kepercayaan publik, bukan sekadar mengejar impresi.

Jatim Media Summit 2026 diinisiasi oleh Suara.com, Beritajatim, dan International Media Support (IMS). Kegiatan ini didukung oleh BRI, Bank Jago, Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Sampoerna, Djarum Foundation, Telkom, Indonesia Elevating Your Future, Bank Central Asia (BCA), Sinarmas, Bank Tabungan Negara (BTN), SKK Migas Jabanusa, Pertamina EP, Pertamina EP Cepu, PLN Nusantara Renewable, Husky CNOOC Madura Limited (HCML), Pertamina WMO, Pertamina PHE Tuban East Java, Pertamina Patra Niaga, Bank Jatim, Kangean Energy Indonesia, OCBC, Cimory, serta Crazy Toys Warehouse Sale by Millennia.

Load More