- Kecelakaan truk yang menabrak pembatas jalan terjadi di Jalan Raya Casablanca, Jakarta Selatan, pada Selasa, 20 Januari 2026.
- Akibat insiden tersebut, layanan Transjakarta rute 6D mengalami perpendekan rute dari Bundaran Senayan menjadi hanya sampai Karet.
- Perubahan ini menyebabkan beberapa titik pemberhentian bus, dari SMU 79 hingga Jl. Karet Baru Timur, tidak dapat dilayani sementara.
Suara.com - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit armada truk dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Raya Casablanca, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/1/2026).
Insiden tersebut berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas serta operasional transportasi publik di wilayah tersebut.
Akibat truk yang menabrak pembatas jalan, layanan bus Transjakarta rute 6D harus mengalami penyesuaian operasional secara mendadak.
Manajemen Transjakarta memutuskan untuk melakukan perpendekan rute demi menyiasati hambatan yang terjadi di titik kecelakaan.
Layanan yang semula melayani relasi Stasiun Tebet hingga Bundaran Senayan kini mengalami pemotongan jalur layanan.
Saat ini, bus Transjakarta rute 6D hanya melayani perjalanan dari Stasiun Tebet hingga ke titik Karet saja.
Informasi mengenai perubahan rute ini disampaikan secara resmi melalui akun media sosial penyedia layanan transportasi tersebut.
"Rute 6D: St. Tebet - Bundaran Senayan mengalami perpendekan rute menjadi St. Tebet - Karet dikarenakan adanya truk yang menabrak pembatas jalan di sekitar Jl. Raya Casablanca arah Bundaran Senayan," tulis akun X resmi Transjakarta.
Kebijakan ini diambil lantaran posisi truk yang menabrak pembatas jalan tersebut menutup sebagian akses menuju arah Bundaran Senayan.
Baca Juga: DNA Jadi Kunci Terakhir: Polisi Jemput Sampel Keluarga Korban Pesawat Jatuh Lintas Pulau
Akibat dari perpendekan rute ini, terdapat sejumlah titik pemberhentian bus yang tidak bisa dilintasi oleh armada Transjakarta.
Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa masyarakat untuk sementara tidak bisa mengakses layanan di beberapa bus stop tertentu.
"Sementara tidak melayani Bus Stop SMU 79 sampai dengan Jl. Karet Baru Timur," lanjut keterangan resmi tersebut.
Para pelanggan yang biasa menggunakan rute ini diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan atau mencari alternatif transportasi lain.
Hingga saat ini, proses evakuasi terhadap truk dan pembersihan material pembatas jalan masih terus diupayakan di lokasi kejadian.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan operasional rute 6D akan kembali normal sepenuhnya menuju Bundaran Senayan.
Berita Terkait
-
Serpihan Pesawat Jatuh di Gunung Bulusaraung Ditemukan! Ini Perkembangan Terbaru dari Kemenhub
-
Cuaca Buruk Hambat Evakuasi Pesawat ATR 42-500
-
Misteri di Lereng Bulusaraung: Mengapa Pesawat Sehat Menabrak Gunung?
-
DNA Jadi Kunci Terakhir: Polisi Jemput Sampel Keluarga Korban Pesawat Jatuh Lintas Pulau
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Seskab Teddy: Cuma 5 Km dari Kantor Saya Ternyata Banyak Anak-anak Tidak Pernah Sekolah
-
6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?
-
Bidik Status Sister City, Jakarta Bakal Contek Kecanggihan Teknologi Shenzhen
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?
-
IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget
-
Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz
-
Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!
-
4 Bulan Tanpa Kejelasan, Korban Akademi Kripto Desak Polda Metro Segera Periksa Timothy Ronald
-
Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina
-
KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya