- Segerombolan pemotor merusak portal Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca dengan cara membakar tali pengikatnya.
- Aksi perusakan portal JLNT Casablanca tersebut telah menjadi viral di media sosial dan sedang diselidiki Polda Metro Jaya.
- Pihak kepolisian mendalami kasus ini karena perbuatan tersebut bukan hanya pelanggaran lalu lintas, tetapi berpotensi pidana perusakan fasilitas.
Suara.com - Aksi nekat segerombolan pemotor merusak portal Jalan Layang Non-Tol atau JLNT Casablanca, Jakarta Selatan, viral di media sosial.
Tak sekadar melanggar aturan, aksi itu kini berujung penyelidikan pidana oleh Polda Metro Jaya.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pemotor berhenti di depan portal JLNT Casablanca yang memang ditutup untuk kendaraan roda dua.
Salah seorang dari mereka tampak membakar tali pengikat portal hingga akhirnya palang terbuka.
Begitu akses terbuka, rombongan motor itu langsung melaju memasuki ruas jalan layang. Narasi dalam unggahan menyebut aksi itu dilakukan demi membuat konten.
Dalam video, rombongan pemotor itu tampak konvoi di atas JLNT pada malam hari. Beberapa pengendara terlihat tidak mengenakan helm dan ada pula yang tidak memasang pelat nomor kendaraan.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin memastikan pihaknya telah mendalami kejadian tersebut dengan melibatkan Direktorat Reserse Kriminal Umum atau Ditreskrimum.
"Sedang didalami. Kami juga libatkan Krimum," jelas Komarudin kepada wartawan, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, aksi tersebut bukan hanya pelanggaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi pidana karena adanya unsur perusakan fasilitas umum.
Baca Juga: Hukum Nonton Konten Mukbang saat Puasa, Batal atau Tidak?
"Bukan hanya membahayakan, kami juga sedang dalami pidana pengrusakannya," tegasnya.
Berita Terkait
-
Sampaikanlah Walau Satu Konten, Kiat Menjadi Kreator Konten Profesional
-
Nonton Video Mukbang saat Puasa, Bisa Mengurangi Pahala? Ini Kata Ustaz
-
Tasya Farasya Bongkar Rahasia Konten Viral Spill Skincare, Dinilai Matikan Rezeki Kreator
-
Hukum Nonton Konten Mukbang saat Puasa, Batal atau Tidak?
-
Kreator Konten Cinta Ruhama Amelz Laporkan Kasus Pemerkosaan, Pelakunya Sahabat Suami
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi