News / Metropolitan
Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Pakuwon Group melepas pagar mal Kota Kasablanka dan Blok M Plaza agar tidak permanen pada Jumat, 31 Juli 2026.
  • Pramono menyatakan pemasangan pagar tersebut disebabkan kekhawatiran berlebihan terhadap potensi kerusuhan seperti aksi massa Agustus 2025 lalu.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama aparat penegak hukum menjamin keamanan wilayah Jakarta agar peristiwa kelam tersebut tidak terulang kembali.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar pagar-pagar yang dipasang di mal-mal Jakarta di bawah naungan Pakuwon Group tidak dipasang secara permanen.

Mal yang dimaksud antara lain Kota Kasablanka dan Blok M Plaza.

"Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali, karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik," ujar Pramono di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

Sebelumnya, pemasangan pagar serupa lebih dulu dilakukan di empat mal besar di Surabaya, yakni Pakuwon Mall, Tunjungan Plaza, Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa kekhawatiran berlebihan yang ia maksud berkaitan dengan isu aksi massa besar-besaran yang berujung kerusuhan seperti pada Agustus 2025 lalu.

Untuk menjaga keamanan Jakarta, Pramono menegaskan pihaknya berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan aparat penegak hukum lainnya.

"Kami akan menjaga Jakarta. Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta," kata politikus senior itu.

Sebagai orang nomor satu di Jakarta saat ini, Pramono menjamin koordinasi dengan aparat penegak hukum tidak akan membuat peristiwa kelam tahun lalu terulang kembali.

"Mudah-mudahan nggak. Saya yakin nggak, saya yakin nggak," tegas eks Sekretaris Kabinet itu.

Baca Juga: Bukan Lagi Rp3.500, Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Resmi Rp15.000 Mulai 1 September

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pakuwon Group mengenai alasan pemasangan pagar di mal-mal yang mereka kelola.

Hanya ada penjelasan dari Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, di media sosial yang menyebut pemasangan pagar hanya merupakan bagian dari prosedur keamanan bagi para pengunjung mal yang mereka kelola.

Load More