News / Nasional
Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:35 WIB
Mal Kota Kasablanka (Kokas) di Jakarta Selatan mendadak jadi sorotan usai dipasangi pagar besi tinggi. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menyatakan belum menerima surat pemberitahuan resmi mengenai rencana demonstrasi besar di Jakarta pada Agustus 2026.
  • Kabid Humas Kombes Budi Hermanto memastikan situasi keamanan Jakarta dan sekitarnya hingga kini masih terpantau aman dan terkendali.
  • Polda Metro Jaya membentuk tim preventive strike untuk melakukan mitigasi awal guna mengantisipasi potensi kelompok yang membuat kerusuhan.

Suara.com - Polda Metro Jaya menanggapi fenomena pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan yang belakangan ramai menjadi perhatian publik.

Pemasangan pagar tersebut kemudian dikaitkan dengan isu yang beredar di media sosial mengenai rencana aksi demonstrasi besar pada Agustus mendatang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi maupun surat pemberitahuan terkait rencana aksi demonstrasi besar di wilayah Jakarta.

"Terkait tentang pagar, dalam situasi Kamtibmas, sampai saat ini Polda Metro Jaya masih belum menerima surat pemberitahuan terkait tentang aksi yang ada," kata Budi di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026).

Meski demikian, Budi memastikan kepolisian terus memantau perkembangan situasi di masyarakat, termasuk berbagai informasi mengenai rencana aksi yang beredar melalui media sosial.

Menjelang Agustus, Budi menyebut Polda Metro Jaya juga telah berkoordinasi dengan Kodam Jaya. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta dan wilayah sekitarnya masih dalam kondisi aman dan terkendali.

"Perlu kami sampaikan bahwa situasi sampai saat ini masih bisa dapat dikendalikan," ujarnya.

Polisi Siapkan Langkah Antisipasi

Budi mengatakan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan langkah mitigasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Baca Juga: Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

Salah satunya dengan membentuk tim preventive strike yang melibatkan sejumlah direktorat operasional di lingkungan Polda Metro Jaya.

Menurut Budi, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kelompok yang berupaya membuat kerusuhan atau mengganggu keamanan di Jakarta maupun wilayah penyangga.

"Jadi sudah melakukan mitigasi awal apabila ada kelompok-kelompok yang mencoba membuat kerusuhan, membuat situasi tidak nyaman dan aman di wilayah hukum Polda Metro Jaya termasuk wilayah-wilayah penyangga, akan dilakukan tindakan tepat, tegas, dan terukur," tandasnya.

Pagar Tinggi di Sejumlah Mal

Sebelumnya, pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan menjadi sorotan publik. Salah satunya terlihat di Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan.

Video mengenai pemasangan pagar tersebut diunggah akun Instagram @jakarta_siders dan kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.

Fenomena serupa juga sebelumnya terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya.

Di tengah beredarnya isu mengenai potensi aksi besar pada Agustus, pemasangan pagar tersebut kemudian dikaitkan oleh sebagian warganet dengan upaya pengamanan menghadapi kemungkinan demonstrasi.

Namun, hingga kini Polda Metro Jaya menegaskan belum menerima surat pemberitahuan mengenai adanya rencana aksi besar tersebut.

Load More