- Dewan Pengawas KPK memaparkan evaluasi kepatuhan pemberitahuan tindakan pro-justitia pada semester pertama tahun 2026.
- Anggota Dewas KPK Benny J Mamoto menyatakan terdapat 2.093 total pemberitahuan yang diterima di Jakarta Selatan.
- Sebanyak 282 dari total keseluruhan laporan tersebut disampaikan secara tidak tepat waktu kepada lembaga pengawas.
Suara.com - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan evaluasi kepatuhan pemberitahuan pro-justitia berupa penyadapan, penggeledahan, penyitaan, dan penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).
Pasalnya, KPK memiliki kewajiban untuk memberitahukan informasi mengenai penyadapan, penggeledahan, penyitaan, dan penghentian perkara kepada Dewas KPK secara tepat waktu.
“Total terdapat 2.093 pemberitahuan yang diterima oleh Dewas KPK pada semester satu tahun 2026,” kata Anggota Dewas KPK Benny J Mamoto di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026).
Dari angka tersebut, Benny memerinci bahwa pemberitahuan itu terdiri dari 762 penyadapan yang disampaikan 100 persen secara tepat waktu.
“Penggeledahan totalnya 232, terdapat 80 yang tidak tepat waktu atau 65,5 persen,” ungkap Benny.
“Penyitaan ada 1.093 pemberitahuan, yang tidak tepat waktu ada 200 atau sekitar 81,7 persen,” tambah dia.
Kemudian, untuk penerbitan SP3 atau penghentian perkara ada 6 pemberitahuan.
Benny menyebut 4 pemberitahuan di antaranya disampaikan tepat waktu sementara 2 lainnya tidak. Dengan begitu, tingkat kepatuhan penyampaian informasi secara tepat waktu sebanyak 66,7 persen.
“Sehingga total dari 2.093 pemberitahuan, 282 tidak tepat waktu atau 86,5 persen,” ujar Benny.
Baca Juga: Staf KPK Pakai Fitur Chat 'Auto-Delete' ke Ayah Demi Bocorkan Kasus Pemalang
Untuk itu, Benny mengingatkan KPK untuk bisa menyampaikan pemberitahuan mengenai langkah-langkah pro-justitia ini kepada Dewas KPK secara lebih tepat waktu.
“Dewas KPK memberikan catatan kritis agar Kedeputian Penindakan dan Eksekusi meningkatkan ketepatan waktu penyampaian pemberitahuan penggeledahan, penyitaan, dan SP3 demi kepastian hukum,” tandas Benny.
Berita Terkait
-
Masuk Jajaran Bupati Terkaya di Jawa Tengah, Berikut Rincian Harta Kekayaan Anom Widiyantoro
-
Alarm Buat KPK! Eks Penyidik Desak Perketat Pengawasan Usai Pegawai Bocorkan Kasus
-
Staf KPK Pakai Fitur Chat 'Auto-Delete' ke Ayah Demi Bocorkan Kasus Pemalang
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Ada Upaya Ditutupi, KPK Pastikan Kasus Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan di Pemalang Jalan Terus
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan
-
7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan
-
BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar
-
Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN
-
Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital
-
Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi
-
Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'
-
Pariwisata Kuatkan Ekonomi, Pendidikan Menjaga Jiwa Budaya Suku Osing
-
Iming-iming 'Dimudahkan Rezekinya', Modus Guru Ngaji Pelaku Pencabulan di Sukabumi
-
4 Pilihan Sepatu Lari Lokal Lycan, Ada yang Dipakai Ganjar Pranowo