News / Metropolitan
Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:25 WIB
Ilustrasi pipa air. (Pixabay)
Baca 10 detik
  • Petugas PAM JAYA mendeteksi dua titik kebocoran pipa PVC berusia 46 tahun di Antasari, Jakarta Selatan.
  • Kebocoran pipa air bersih tersebut berdampak langsung pada pasokan di tujuh kelurahan serta gedung komersial.
  • PAM JAYA menyiagakan mobil tangki air bersih dan berencana mengganti pipa tua untuk mengatasi masalah.

Suara.com - Titik kebocoran pipa air bersih PAM Jaya di kawasan Antasari, Jakarta Selatan ditemukan tepat di bawah jembatan layang Antasari menuju Cilandak.

Petugas mendeteksi ada dua titik kebocoran pada pipa PVC paralon yang usianya sudah mencapai puluhan tahun.

"Usianya sudah dari tahun 80-an, jadi kurang lebih 46 tahun dan ini PVC paralon," jelas Direktur Teknik PAM JAYA Akhmad Santika di akun media sosial resmi perusahaan, Selasa (4/8/2026).

Pipa tersebut mengalirkan air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cilandak yang dibangun pada 1977 dan mulai dipasang sekitar 1980.

"Dikarenakan usia pipa yang sudah cukup tua gitu ya, di atas 40 tahun bahkan mau 50 tahun, maka dengan tekanan dan terus-menerus tergerus dengan air, terjadilah kebocoran seperti ini," lanjut Akhmad Santika.

PAM JAYA sebenarnya punya teknologi tambal pipa tanpa harus menggali bernama Revi Pipe. Namun, metode tersebut tidak bisa digunakan di lokasi karena ukuran pipa yang bocor terlalu besar sehingga harus tetap dikerjakan secara manual.

Dampak kebocoran pun mulai dirasakan di sejumlah wilayah pemukiman dan gedung komersial di kawasan tersebut.

"Semuanya ada 7 kelurahan dan corporate customer juga, yang saat ini ada beberapa apartemen dan perumahan elit yang juga kena dampak," papar Direktur Operasional PAM JAYA Syahrul Hasan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, PAM JAYA berencana memasang dua valve baru guna mengisolasi titik kebocoran sebelum penggantian pipa dilakukan.

Baca Juga: Air PAM Berpotensi Mati di 7 Wilayah Jakarta Barat hingga 22 Juli, Ini Daftar Lokasinya

"Sehingga komplain pelanggannya juga tidak terlalu banyak," kata Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin.

Insiden ini turut dijadikan cerminan oleh PAM JAYA, tentang bagaimana mendesaknya peremajaan pipa-pipa tua di Jakarta.

Sembari perbaikan berlangsung, PAM JAYA menyiagakan mobil tangki bagi warga yang membutuhkan pasokan air bersih, dan dapat menghubungi layanan pengaduan di nomor 1500-223.

Load More