- Polda Kalimantan Selatan menggagalkan penyelundupan 32 kilogram sabu jaringan internasional Fredy Pratama pada 17 Juli 2026.
- Polisi menangkap dua kurir berinisial KA dan RN di halaman sebuah hotel di kota Banjarmasin.
- Polda Kalsel masih mengembangkan penyelidikan untuk memburu pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.
Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan menggagalkan upaya penyelundupan 32 kilogram sabu-sabu yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional Fredy Pratama. Dua kurir yang membawa puluhan kilogram sabu tersebut ditangkap sebelum barang haram itu beredar di Banjarmasin.
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan kedua tersangka yang ditangkap berinisial KA, warga Surabaya, dan RN, warga Bandar Lampung.
"Dua tersangka ditangkap berinisial KA warga Surabaya dan RN warga Bandar Lampung pada 17 Juli 2026," kata Rosyanto di Banjarbaru, dikutip dari Antara, Selasa (4/8/2026).
Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar ke wilayah Banjarmasin.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono memerintahkan Kasubdit 2 AKBP Juper Lumban Toruan memimpin penyelidikan.
Hasil penyelidikan mengarah kepada dua orang yang dicurigai berada di halaman sebuah hotel di Banjarmasin. Polisi kemudian melakukan penyergapan dan menemukan 32 paket sabu-sabu yang dikemas menyerupai kemasan teh China di dalam tas besar milik kedua tersangka.
Dari pemeriksaan awal, penyidik menduga keduanya merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika internasional yang dikendalikan Fredy Pratama.
"Hasil interogasi kedua tersangka masuk jaringan Fredy yang terhubung dari Jakarta, Kalimantan Barat hingga ke Banjarmasin," ujar Rosyanto.
Polda Kalsel masih mengembangkan penyelidikan untuk memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut serta mengungkap jalur distribusi narkotika yang melintasi sejumlah provinsi.
Baca Juga: Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal
Keberhasilan pengungkapan kasus ini mendapat apresiasi dari anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi. Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkotika berupa 172,4 kilogram sabu-sabu dan 556 butir ekstasi di Polda Kalimantan Selatan.
Menurut Aboe, keberhasilan Polda Kalsel mengungkap peredaran narkotika tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam melindungi masyarakat sekaligus mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Berita Terkait
-
Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal
-
Selundupkan 9.162 Butir Ekstasi dari Malaysia, Kurir Ini Mengaku Dibayar Rp 700 Ribu
-
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
-
Bukan yang Pertama, Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi ke RI Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi
-
Penyelundupan 2,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalsel Digulung Bea Cukai
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
John Herdman Ultimatum Timnas Indonesia: Lupakan Vietnam, Singapura Jadi Penentu Nasib
-
Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara
-
Masker Viva Bengkuang Dipakai Berapa Kali? Ini Anjuran dan Review Pembeli
-
Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 32 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama
-
Siapa Pencipta Lagu Honk! No Na? Ini Sosok di Balik Lirik Om Telolet Om dan Angkot yang Viral
-
Cikole dan Cibeureum Sarang Pengungkapan Narkoba, 43 Tersangka Diciduk Polres Sukabumi
-
Purbaya Ngamuk! Sindir Ekonom Asing: Mereka Salah, Saya Pintar!
-
Marak Kecelakaan Kapal, Puan Tagih Tanggung Jawab Negara dalam Keselamatan Pelayaran
-
China Bikin Senjata AI untuk Serangan Udara Skala Besar
-
Harga Cabai Merah Besar Melonjak Hampir 75 Persen, Beras hingga Minyak Goreng Ikut Naik