- Bareskrim Polri menangkap enam tersangka penyelundupan narkotika di Riau dan Palembang pada tanggal 30 Juli 2026.
- Petugas menyita barang bukti berupa 86,3 kilogram sabu serta 5.171 butir ekstasi dari empat kardus di Rokan Hilir.
- Penyidik kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap dua buronan yang berperan sebagai pengendali utama jaringan tersebut.
Suara.com - Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri menciduk enam orang yang kedapatkan berupaya menyelundupkan 86,3 Kg sabu dan 5.171 butir ekstasi dari daerah Rokan Hilir, Riau ke Palembang.
Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan keenam tersangka bernama Irham, Amat raya, Suryaman Hadi Wijaya, Thoriq Muzakkisyah, Yohanes Nero Sandra, dan Meliasari.
"Enam tersangka ini perannya berbeda-beda, ada yang sebagai kurir, pemberi instruksi untuk mengambil barang di pesisir sungai, pembawa barang dari Rokan Hilir ke Palembang, penerima barang di Palembang, dan ada juga yang membantu tindak pidana," kata Eko dalam keterangan resmi, Selasa (4/8/2026).
Eko menyebut aksi penyelundupan ini berawal dari informasi adanya narkoba dalam jumlah besar yang menepi di pinggir sungai Pekaitan.
Setelah dilakukan pengamatan, terdapat seorang laki-laki mencurigakan berada di pesisir sungai tersebut pada Kamis (30/7/2026) pagi.
"Sekira pukul 10.30 WIB, tim menemukan 4 kardus yang dibungkus plastik bening dan disembunyikan di semak-semak, yang diduga berisi narkotika," ujar Eko.
Tim kemudian melakukan pemantauan terhadap keempat kardus tersebut dari jarak aman hingga sore hari saat air sungai mulai pasang.
Sekira pukul 16.30 WIB, terlihat laki-laki memindahkan keempat kardus tersebut ke dalam sebuah boat.
"Tim kemudian melakukan penangkapan terhadap orang tersebut yang diketahui bernama Irham. Berdasarkan hasil interogasi awal, Irham mengaku diperintahkan oleh Amat Raya untuk mengambil keempat kardus tersebut dan mengantarkannya ke pesisir Sungai Rokan," jelas Eko.
Baca Juga: Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
Kemudian, tim gabungan melakukan penangkapan kepada tersangka Amat Raya, Suryaman, Hadi Wijaya, dan Thoriq Muzzakisyah di pesisir Sungai Rokan, Kecamatan Pekaitan.
Dari keterangan tersangka, penyidik kemudian melakukan pengembangan dan menangkap Yohanes Nero Sandra di salah satu hotel.
Dalam perkara ini, tim juga menetapkan dua buron atas nama Punay dan Bos Aeng. Keduanya diduga sebagai pengendali dan pemberi perintah terhadap enam orang pengedar narkoba tersebut.
"Saat ini kami masih melakukan pengembangan dan pengejaran dua DPO, di mana atas nama Punay berperan sebagai pengendali dan pemberi perintah dalam pengiriman narkotika. Sedangkan Bos Aeng berperan sebagai pengendali pengambilan narkotika di Palembang," tandas Eko.
Berita Terkait
-
Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 32 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama
-
Tolak Suap Rp1 Miliar, Eks Wakapolri Oegroseno Buka-bukaan Soal Kasus Tanah Sepolwan
-
Mantan Wakapolri Oegroseno Penuhi Klarifikasi Bareskrim soal Dugaan Korupsi Lahan Sepolwan
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua