- Irma Suryani Chaniago mengecam komentar tidak beretika oknum nakes terhadap pasien BPJS Yurizal di Threads.
- Pasien Yurizal sempat mengeluhkan kesulitan mendapat ruangan rumah sakit sebelum akhirnya dikabarkan meninggal dunia.
- Irma meminta manajemen rumah sakit memberi sanksi tegas dan berencana melaporkan kasus ke Kemenkes.
Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi NasDem, Irma Suryani Chaniago, memberikan respons keras terkait dugaan komentar tidak beretika yang dilakukan oleh sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di media sosial Threads.
Komentar-komentar sinis tersebut ditujukan kepada seorang pasien BPJS bernama Yurizal yang mengeluhkan layanan rumah sakit lantaran tak kunjung mendapatkan ruangan sebelum akhirnya dikabarkan meninggal dunia.
Irma mengecam tindakan para oknum nakes tersebut yang dinilai telah mencederai marwah profesi medis.
"Saya kira ini oknum-oknum yang mulutnya tidak ber etika dan tidak pantas menjadi tenaga kesehatan!," kata Irma kepada Suara.com, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, perilaku tersebut menunjukkan ketidakberadaban dalam berkomunikasi di ruang publik, terutama terhadap pasien yang sedang membutuhkan pertolongan.
Legislator NasDem ini menekankan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat fenomena ini. Ia meminta pihak manajemen rumah sakit tempat para oknum tersebut bekerja untuk segera mengambil tindakan disiplin yang tegas.
Selain itu, Irma berencana membawa persoalan etika ini ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar menjadi perhatian serius bagi seluruh tenaga medis di Indonesia.
"Meskipun saya tidak tahu mereka bekerja di RS mana, melalui media sosial saya minta RS-nya memberi kan sanksi dan tentu akan saya sampaikan juga pada Kemenkes," tegasnya.
Sindir Pelayanan RS
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Fire Walk dalam OPK Didampingi Instruktur Kompeten
Kasus ini bermula dari unggahan Yurizal di akun Threads @yurizaltrich pada 22 Juli lalu, yang menceritakan pengalamannya kesulitan mendapatkan ruangan untuk berobat di sebuah rumah sakit.
Unggahan tersebut justru menuai komentar miring dari sejumlah akun yang diduga milik nakes.
Polemik itu semakin menjadi sorotan setelah Yurizal dikabarkan meninggal dunia. Sementara warganet mempertanyakan etika tenaga kesehatan dalam menyampaikan komentar di ruang digital.
Berita Terkait
-
Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter
-
Viral Komentar Tak Berempati Nakes ke Pasien BPJS, RSUP Dr. Sardjito Buka Suara
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
-
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Fire Walk dalam OPK Didampingi Instruktur Kompeten
-
Viral Calon Pegawai BPJS Jalan di Atas Bara Api, DPR Minta Penjelasan Resmi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur
-
Kim Woo Bin Didapuk jadi Pelatih Tim Bisbol dalam Drama Baru Berjudul Gift
-
3 Peeling Gel untuk Cerahkan Wajah Kusam: Formula Lembut, Minim Iritasi!
-
Usai Michael, Jaafar Jackson Bakal Main Film Supermax Bareng Will Smith
-
Review 910 Haze Tempo, Sepatu Lari Ringan dan Murah Buat Tempo Run
-
Shandy Hermanto, Kades yang Bangun Kantor Desa Megah Kini Jadi Tersangka Bus ALS
-
BNI Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Perkuat Akses KPR bagi Masyarakat
-
Kasus Mutilasi Tanah Merah Depok, Pelaku Buang Potongan Kaki ke Sungai Pitara untuk Hilangkan Jejak
-
Meski Ekonomi RI Melambat, IHSG Tetap Nyaman di Level 6.300