- Direktur Utama PT DNR Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo mangkir dari panggilan KPK pada 6 Agustus 2026.
- KPK memeriksa Bambang sebagai saksi kasus korupsi bansos beras Kemensos tahun 2020 yang merugikan negara Rp200 miliar.
- KPK meminta Bambang bersikap kooperatif untuk memenuhi panggilan pemeriksaan ulang agar penyidikan tidak terhambat.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik (PT DNR), Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT), kembali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik pada Kamis (6/8/2026).
Bambang dipanggil sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun Anggaran 2020.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Bambang telah menyampaikan konfirmasi dan meminta penjadwalan ulang pemeriksaan.
"Saksi yang dipanggil saudara BRT kembali tidak hadir dalam penjadwalan pemeriksaan dan sudah menyampaikan konfirmasi untuk permintaan penjadwalan ulang," kata Budi kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).
Meski demikian, KPK meminta Bambang bersikap kooperatif dan segera memenuhi panggilan penyidik agar proses hukum tidak terhambat.
"Jangan sampai kemudian penjadwalan ulang yang terus dilakukan ini kemudian menunda-nunda proses penyidikan," ujar Budi.
Menurut Budi, keterangan para saksi sangat dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan, menyusun konstruksi perkara, serta mengungkap peran para tersangka dalam kasus tersebut.
Pernah Dicegah ke Luar Negeri
Sebelumnya, KPK telah mencegah Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo bepergian ke luar negeri selama enam bulan terkait penyidikan perkara yang sama.
Baca Juga: Cair Mulai 20 Juli, Ini Cara Cek Penerima Bansos PKH-BPNT Tahap 3 2026
Pencegahan tersebut diumumkan pada Agustus 2025 dan juga berlaku bagi tiga orang lainnya, yakni Edi Suharto (ES), Kanisius Jerry Tengker (KJT), dan Herry Tho (HT).
Edi Suharto diketahui merupakan Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial.
Sementara itu, Bambang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik. Adapun Kanisius Jerry Tengker merupakan Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik periode 2018–2022, sedangkan Herry Tho menjabat sebagai Direktur Operasional perusahaan tersebut pada periode 2021–2024.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga orang dan dua korporasi sebagai tersangka. Namun, hingga kini identitas para tersangka belum diumumkan kepada publik.
KPK juga mengungkapkan bahwa dugaan kerugian keuangan negara dalam kasus korupsi penyaluran bansos beras PKH Tahun Anggaran 2020 tersebut mencapai sekitar Rp200 miliar.
"Penghitungan awal oleh penyidik terkait dugaan kerugian keuangan negaranya mencapai kurang lebih Rp200 miliar," ujar Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok