- Aparat gabungan menggagalkan penyelundupan 1,3 ton obat bius ketamin di perairan utara Berakit, Bintan, pada Agustus 2026.
- Operasi gabungan melibatkan Bea Cukai, BNN, Bareskrim Polri, dan TNI Angkatan Laut setelah mendapat informasi intelijen internasional.
- Petugas menangkap delapan warga negara asing yang bertindak sebagai anak buah kapal di kapal King Sun.
Pada Jumat, 7 Agustus 2026, tim gabungan mulai membongkar isi kapal. Di dalam sebuah kompartemen rahasia yang dimodifikasi khusus di dekat anjungan kapal, petugas menemukan puluhan karung berisi bungkusan plastik.
Total terdapat 65 pack besar, di mana setiap pack berisi 20 bungkus kemasan teh Cina seberat masing-masing 1 kg.
"Berdasarkan hasil pengujian, sampel tersebut teridentifikasi sebagai ketamin," tulis laporan Dirjen Bea Cukai setelah dilakukan uji pendahuluan menggunakan alat deteksi Rigaku.
Total barang bukti mencapai kurang lebih 1.300 Kg atau 1,3 ton— angka yang fantastis yang mampu merusak jutaan generasi muda jika berhasil lolos ke pasar gelap.
Sindikat Internasional: 8 ABK Diamankan
Selain mengamankan barang bukti bernilai miliaran rupiah tersebut, petugas juga meringkus delapan orang awak kapal (ABK). Identitas para tersangka menunjukkan kuatnya jaringan lintas negara.
Mereka adalah:
- Tsai Ming Sun (43 tahun), warga negara Taiwan yang diduga kuat sebagai pengendali atau orang kepercayaan sindikat di atas kapal.
- Kaung Htet (29), asal Myanmar
- .Min Min Latt (36) asal Myanmar.
- Myo Lwin (55) asal Myanmar.
- Phyo Lwin (27) asal Myanmar.
- Than Aung (51) asal Myanmar.
- Zaw Oo (38) asal Myanmar.
- Min Min Lat (44) asal Myanmar.
Kombinasi antara otak dari Taiwan dan kru dari Myanmar ini mengonfirmasi pola klasik sindikat narkotika Golden Triangle, yang kerap memanfaatkan jalur laut strategis di Kepulauan Riau sebagai pintu masuk utama ke pasar Indonesia.
Saat ini, seluruh barang bukti dan delapan tersangka telah diamankan di Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang.
Baca Juga: Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar
Tim gabungan masih melakukan penghitungan detail dan pengujian lanjutan di Pomal Batam untuk memastikan kemurnian zat tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar
-
Siswi Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati
-
Kesaksian Suasana Penembakan Massal di Sekolah Thailand: Tiba-tiba Dor Dor Dor, Lalu Hening
-
Industri Otomotif Indonesia Didorong Ekspor Baterai Kendaraan Listrik ke Thailand
-
Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam