- Sejarawan Reggie Baay akan menyampaikan kuliah sejarah tentang periode dekolonisasi Indonesia di Bibliotheek Nijkerk, Belanda, pada 17 Agustus 2026.
- Materi kuliah tersebut mengulas masa 1945 hingga 1949 dari berbagai sudut pandang, termasuk periode Bersiap dan pengalaman para pihak terkait.
- Acara ini juga menyediakan sesi tanya jawab interaktif serta kesempatan bagi pengunjung untuk mendapatkan tanda tangan langsung dari penulis.
Suara.com - Penulis dan sejarawan Reggie Baay akan menggelar kuliah sejarah pada 17 Agustus 2026 di Bibliotheek Nijkerk, Belanda.
Reggie seperti dinukil dari laporan Nijkerk Nieuws, kan mengulas periode krusial antara akhir Perang Dunia II hingga kemerdekaan Indonesia, yang sarat konflik dan perubahan besar.
Baay akan menyoroti masa 1945–1949 dari berbagai sudut pandang.
Sejarawan asal Belanda itu akan membahas periode Bersiap, perjuangan kemerdekaan, hingga pengalaman warga Indonesia, masyarakat Hindia Belanda, dan tentara Belanda.
Dengan pendekatan yang menekankan kisah personal dan nuansa sejarah, Baay mencoba menghadirkan gambaran lebih utuh dari periode dekolonisasi.
Menurut laporan media Belanda itu, acara diskusi tersebut juga membuka sesi tanya jawab dengan peserta.
Pengunjung berkesempatan mendapatkan tanda tangan langsung dari penulis usai diskusi.
Kuliah akan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026 pukul 19.30 waktu setempat di Bibliotheek Nijkerk, Frieswijkstraat 99.
Reggie Baay dikenal sebagai penulis dan sejarawan yang konsisten mengangkat sisi gelap sejarah kolonial Hindia Belanda.
Baca Juga: Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
Lahir di Leiden pada 1955, ia menempuh studi di Rijksuniversiteit Leiden dengan fokus pada sastra dan sejarah kolonial serta postkolonial.
Kariernya di dunia literasi dimulai sebagai redaktur majalah Indische Letteren selama dua dekade, dari 1985 hingga 2005.
Selama periode itu, Baay aktif menulis berbagai artikel tentang sejarah dan sastra kolonial.
Karya fiksinya mulai dikenal publik lewat novel De ogen van Solo (2005).
Buku ini mengangkat kisah personal tentang hubungan ayah dan anak dalam konteks sejarah Hindia Belanda.
Baay kembali mengguncang publik lewat buku Daar werd wat gruwelijks verricht (2015) yang mengangkat sejarah kelam perbudakan kolonial di Indonesia.
Buku ini dinilai sebagai karya penting yang membuka perspektif baru tentang sejarah yang lama terabaikan.
Berita Terkait
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Sambut HUT RI ke-81, Merah Putih 500 Meter Membentang di Bekasi
-
10 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus yang Unik dan Terjangkau, Bermanfaat untuk Sehari-hari
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam
-
Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi
-
Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949
-
THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP
-
Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental
-
Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza
-
Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!
-
10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
-
Cara Buat QRIS Lewat Aplikasi BRImerchant
-
Deretan Fakta Sekolah Islam Harapan Ibu: Warisan Wapres sampai Pinjam Uang Demi Lapangan Padel