News / Nasional
Senin, 10 Agustus 2026 | 14:16 WIB
Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah (tengah) saat tiba di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (7/8/2026). [ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU]
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya meningkatkan penanganan kasus kematian Sutrimo ke tahap penyidikan dugaan pembunuhan.
  • Polisi menjadwalkan ekshumasi jasad Sutrimo di Banyumas pada 12 Agustus 2026.
  • LPSK siap memberikan perlindungan kepada keluarga Sutrimo setelah menerima permohonan.

Rombongan pengantar disebut hanya menyerahkan dokumen, KTP, dan santunan kepada keluarga. Sejumlah barang pribadi korban, termasuk telepon genggam, disebut tidak ikut diserahkan.

Selain itu, dua orang pengantar yang mengenakan jaket hijau hanya memperkenalkan diri sebagai "keamanan Jakarta".

Berbagai kejanggalan tersebut kemudian mendorong munculnya dua laporan polisi.

Kongres Pemuda Indonesia lebih dulu melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri dan meminta dilakukan ekshumasi serta autopsi. Setelah itu, keluarga Sutrimo juga membuat laporan di Polresta Banyumas.

Kedua laporan tersebut kini ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

LPSK Siap Beri Perlindungan

Sementara Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) juga berencana mendatangi keluarga Sutrimo setelah menerima permohonan perlindungan.

LPSK akan menelaah kebutuhan perlindungan keluarga dan membuka kemungkinan memberikan perlindungan darurat apabila ditemukan adanya ancaman atau kebutuhan yang mendesak.

Sebelum perkara naik ke tahap penyidikan, Polda Metro Jaya telah melibatkan Pusat Laboratorium Forensik Polri, mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan para saksi, serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum Sutrimo meninggal.

Baca Juga: Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

Kini, penyidikan dan ekshumasi yang dijadwalkan pada 12 Agustus 2026 menjadi tahap berikutnya untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo dan mendalami dugaan pembunuhan yang kini resmi diselidiki polisi.

Load More