- Guru Besar FEB UGM Agus Sartono menyoroti tingginya pengangguran lulusan muda Indonesia pada Selasa, 11 Agustus 2026.
- Data BPS Mei 2026 menunjukkan pengangguran usia 15-24 tahun naik 1,01 persen menjadi 17,37 persen.
- Krisis ini memicu penurunan daya beli serta lonjakan pinjaman online legal hingga Rp105,14 triliun per Juni 2026.
Dampak domino kemelut ini berujung pada penurunan daya beli dan ketahanan ekonomi masyarakat. Ketidakmampuan menabung mendorong masyarakat usia produktif masuk ke dalam jebakan utang konsumtif melalui platform pembiayaan digital.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2026 mencatat outstanding pinjaman online legal melonjak 25,88 persen secara tahunan hingga menyentuh angka fantastis Rp105,14 triliun atau meningkat 25,88 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan betapa rentannya pembentukan modal masyarakat saat ini.
"Ini menjadi peringatan serius betapa bahayanya jika konsumsi dibiayai dengan utang. Rendahnya kemampuan pembentukan kapital melalui tabungan dan melonjaknya kredit konsumtif melalui pinjol menjadi ancaman jangka panjang bagi perekonomian nasional, terlebih saat penduduk usia produktif bergeser menjadi lansia," kata dia.
Guna menghentikan krisis ini, pembenahan mendasar harus segera dilakukan dari hulu ke hilir. Langkah awal, kata Agus, dapat dimulai dengan memanfaatkan momentum putusan Mahkamah Konstitusi terkait anggaran fungsi pendidikan.
Hal itu digunakan untuk mengevaluasi arah kebijakan nasional, mendorong percepatan industrialisasi, serta memperkuat mutu riset perguruan tinggi.
Selain itu, skema pendidikan vokasi dan pembangunan politeknik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) perlu dimaksimalkan guna memangkas jarak antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Kemitraan ini mendesak diterapkan agar lulusan sekolah tidak sekadar mengantongi ijazah. Namun juga memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.
"Kewaspadaan diperlukan di tengah ancaman gelombang PHK akibat otomatisasi dan disrupsi teknologi," tandasnya.
Baca Juga: Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
Berita Terkait
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur
-
Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang