- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K. Harman melontarkan pernyataan kontroversial kepada wartawan di Kompleks Parlemen pada 11 Agustus 2026.
- Koordinatoriat Wartawan Parlemen mengecam ucapan tersebut karena dinilai merendahkan tugas jurnalistik dan menuntut permohonan maaf terbuka.
- Benny telah memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf jika ucapannya menyinggung pihak wartawan tertentu.
Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, menjadi sorotan setelah pernyataannya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) mengecam pernyataan Benny yang dinilai merendahkan profesi wartawan.
Kejadian tersebut bermula ketika Benny dimintai konfirmasi oleh wartawan mengenai ketidakhadiran Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD RI 2026.
Saat itu, Benny menjelaskan bahwa SBY tidak menghadiri agenda kenegaraan tersebut karena masih menjalani pemeriksaan kesehatan atau check-up di Amerika Serikat hingga akhir Agustus.
"Beliau lagi check up di Amerika. Beliau check up di Amerika," ujar Benny saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Kondisi tersebut membuat SBY tidak memungkinkan kembali ke Tanah Air dalam waktu dekat untuk menghadiri rangkaian agenda kenegaraan.
"Akhir bulan. Kalau ke sana mau hadir gimana," tambahnya.
Namun, ketika wartawan kembali mengonfirmasi apakah SBY juga tidak akan menghadiri Sidang Tahunan MPR-Sidang Bersama DPD-DPR RI 2026 serta Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus di Istana, Benny melontarkan pernyataan yang kemudian menuai sorotan.
"Woi, kau otak kamu ada gak. Saya jelaskan gitu kok. Iya kan. Kalau dia sudah check up di sana sampai akhir bulan kok masih nanya lagi, banyak wartawan yang aneh-aneh sekarang ini," katanya.
Baca Juga: Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan
KWP Mengecam Pernyataan Benny
Menanggapi pernyataan tersebut, Wakil Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Erwin Siregar menyayangkan sekaligus mengecam ucapan Benny yang dinilai merendahkan wartawan.
“Kami menyayangkan dan mengecam pernyataan yang merendahkan dari Pak Benny K. Harman,” kata Erwin dalam keterangannya.
Menurut Erwin, pertanyaan wartawan merupakan bagian dari tugas jurnalistik, termasuk ketika wartawan melakukan konfirmasi ulang terhadap informasi yang telah disampaikan sebelumnya.
“Seharusnya bisa dijawab baik-baik, karena media bertanya juga secara baik-baik. Apabila media bertanya secara berulang, itu memang perlu untuk konfirmasi ulang,” ujarnya.
Erwin menegaskan, wartawan memiliki kepentingan untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik benar-benar jelas dan tidak menimbulkan tafsir berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Benny K. Harman Dikecam Usai Pernyataannya yang Dinilai Merendahkan Wartawan
-
Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Masih Aman, Goda Bahlil Tambah PNBP ESDM
-
Gus Yaqut Bantah Terima Uang di Kasus Kuota Haji: Saya Tidak Pernah Menerima Rp1.000 Pun
-
Rayakan HUT ke-81 RI, Imigrasi Sumut Gelar Donor Darah-Cek Kesehatan Gratis
-
Sekretaris Kepala BGN hingga PPK Pengadaan Tablet Diperiksa Terkait Korupsi MBG
-
Rupiah Ambruk 106 Poin, Geopolitik Timur Tengah hingga Inflasi AS Jadi Momok
-
Kembangkan Literasi Digital Siswa, Dosen UNP Kediri Ciptakan Model Belajar Berbasis AR dan AI
-
Polisi Ungkap 169 Kg Ganja di Deli Serdang, 3 Orang Ditangkap
-
Menua Tanpa Kehilangan Karakter, Ini Wajah Baru Kecantikan Masa Depan
-
Review KIPRUN Kipstorm Tempo, Sepatu Lari Long Run dan Tempo Run Pecinta Pace Ngebut