News / Internasional
Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:06 WIB
Pejuang Houthi meneriakkan slogan saat berada di Sanaa untuk memerangi pasukan pro-pemerintah several di beberapa kota di Yaman, pada 3 Januari 2017. [APF]
Baca 10 detik
  • Kapal MV Tihamah diserang drone di Pelabuhan Bab Al-Mandeb, berdampak pada tiga ABK WNI.

  • Kemlu RI memverifikasi laporan satu ABK tewas serta memastikan dua WNI lainnya mendapatkan perawatan.

  • KBRI Muscat memberikan bantuan hukum, perlindungan medis, dan menyiapkan skema pemulangan para pelaut Indonesia.

Laporan jaringan media asing Anadolu sebelumnya menyebutkan 1 WNI dan 2 warga Pakistan tewas dalam aksi penembakan kapal niaga tersebut.

Saluran Al-Jumhuriya TV menuding milisi Houthi sebagai pihak yang bertanggung jawab atas gempuran artileri udara di pintu masuk Laut Merah itu.

Kendati demikian, pihak pemberontak Houthi hingga kini belum merilis konfirmasi atau klaim resmi terkait penembakan kapal MV Tihamah.

Selat Bab Al-Mandeb merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Samudra Hindia di sebelah barat Jazirah Arab.

Kawasan perairan ini kerap menjadi titik panas serangan militer dan pembajakan yang mengancam keselamatan kapal niaga internasional.

Eskalasi ketegangan politik dan keamanan di Yaman membuat setiap kapal yang melintas atau bersandar di sekitar pelabuhan menghadapi risiko tinggi serangan udara.

Load More