-
Mahkamah Agung Suriah menjatuhkan vonis mati secara in absentia kepada Bashar Al-Assad.
-
Vonis dijatuhkan atas pembunuhan anak-anak, penyiksaan, penculikan, dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
-
Delapan tokoh rezim dipidana mati setelah oposisi menguasai Damaskus pada Desember 2024.
Suara.com - Mahkamah Agung Suriah resmi menjatuhkan vonis eksekusi mati kepada mantan presiden Bashar Al-Assad atas rentetan aksi kejahatan kemanusiaan. Langkah hukum dramatis ini menandai titik balik bersejarah pascaruntuhnya rezim otoriter yang telah mencengkeram negara tersebut selama puluhan tahun.
Putusan ketok palu hakim ini menegaskan bahwa pengadilan tidak lagi memberi ruang impunitas bagi mantan penguasa yang terbukti membantai rakyatnya sendiri. Pihak otoritas yudisial menetapkan hukuman maksimal tersebut secara in absentia karena sosok kunci pengambil keputusan tersebut telah melarikan diri ke luar negeri.
Penetapan vonis mati ini menjadi langkah awal pemulihan hak-hak sipil serta keadilan bagi ratusan ribu korban kekerasan negara. Langkah tegas Mahkamah Agung juga memutus legitimasi politik sisa-sisa loyalis rezim lama di panggung internasional.
Kantor berita resmi SANA melaporkan bahwa dakwaan berat yang disangkakan mencakup tindakan pembunuhan berencana terhadap warga sipil dan anak-anak. Selain itu, majelis hakim menilai terdakwa terbukti mengorganisasi aksi penculikan massal serta penyiksaan sistematis selama masa kekuasaannya.
Putusan tegas ini tidak hanya menyasar sang mantan presiden, melainkan juga menyeret lingkaran terdekat kekuasaannya. Lembaga peradilan tertinggi Suriah tersebut total menjatuhkan hukuman mati kepada delapan tokoh kunci rezim.
Mengapa Adik Bashar Al-Assad Juga Dijatuhi Vonis Mati?
Maher Al-Assad, adik kandung sang mantan presiden, turut mengantongi hukuman pidana mati dari majelis hakim secara in absentia. Tokoh militer berpengaruh ini memegang peranan vital sebagai komandan Divisi Empat Angkatan Bersenjata Suriah Arab selama konflik berlangsung.
Berbeda dari jajaran petinggi lain yang kabur, mantan Kepala Keamanan Politik Provinsi Daraa, Atef Najib, mendengarkan langsung putusan vonis mati di dalam ruang sidang. Kehadiran fisik Najib menjadi simbol penting bahwa proses peradilan berjalan secara nyata di tanah airnya.
Rangkaian vonis berat ini bermula dari gelombang perlawanan hebat yang dilancarkan kelompok oposisi bersenjata pada November 2024. Serangan berskala besar tersebut berhasil menembus pertahanan ibu kota Damaskus pada 8 Desember.
Baca Juga: Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
Dua peristiwa krusial itu memaksa Bashar Al-Assad melepas kursi kepresidenan secara mendadak sebelum akhirnya melarikan diri dari wilayah Suriah. Pelarian diri sang diktator mengakhiri masa kekuasaannya sekaligus membuka jalan bagi proses hukum atas segala kejahatan perang yang ditinggalkannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati
-
WNI Jadi Korban Tewas! Ini Kronologi Kapal Kargo Diserang Rudal di Selat Bab el-Mandeb
-
Duel 2 Serum Wardah untuk Atasi Jerawat: Acne Care vs Acne Relief, Mana yang Beri Hasil Instan?
-
Bintang Harry Potter Cuan Besar Gabung OnlyFans, Gaji 12 Bulan Setara Main Film Bertahun-tahun
-
Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online
-
2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka
-
Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb