- Presiden Prabowo mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia kepada DPR pada Senin, 10 Agustus 2026.
- Pemilihan tersebut didasarkan pada kompetensi serta rekam jejak Destry yang berpengalaman dua periode menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI.
- DPR selanjutnya akan memproses nama Destry Damayanti melalui uji kelayakan dan kepatutan sebelum ditetapkan secara resmi.
Suara.com - Pengajuan nama tunggal, Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) ke DPR bukan tanpa alasan. Presiden Prabowo Subianto memilihnya karena rekam jejak Deputi Gubernur Senior BI tersebut.
Alasan Prabowo memilih dan mengajukan nama Destry Damayanti diungkapkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
"Rekam jejak beliau yang ya, mulai dari ilmu, sarjana sampai mengabdikan diri sekian puluh tahun kan di bidang keuangan," kata Pras di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Asam garam Destry sebagai Deputi Gubernur Senior BI turut menjadi pertimbangan mengajukan namanya ke Senayan untuk uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Gubernur BI.
"Dan beliau juga dua kali, dua periode menjadi Deputi Gubernur Senior gitu. Itu salah satu alasan yang paling mendasar kan, tentunya kan kompetensi kan," kata Pras.
Sementara itu, mengenai posisi Aida S. Budiman apakah akan menjadi Deputi Gubernur Senior BI dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI, Pras belum memberikan jawaban.
"Kita tunggu dari. Biar DPR yang menyampaikan. Saya sudah janji untuk tidak menyampaikan," kata Pras.
Sebelumnya, Presiden Prabowo hanya mengajukan satu nama untuk menjadi calon definitif Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR.
Nama tersebut adalah Destry Damayanti, yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sekaligus menjalankan tugas sebagai Gubernur BI sementara setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Baca Juga: Buku Pelajaran Indonesia Mau Dirombak, Apa Saja yang Harus Dibenahi?
Kepastian mengenai calon tunggal Gubernur BI itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat mendatangi Gedung DPR RI di Jakarta, Senin (10/8).
Prasetyo mengatakan pemerintah telah menyerahkan surat presiden (surpres) terkait penggantian pimpinan BI kepada Ketua DPR Puan Maharani juga Wakil Ketua DPR Ahmad Sufmi Dasco.
"Sudah secara resmi kami serahkan beberapa surpres. Yang pertama adalah surpres mengenai calon definitif Gubernur Bank Indonesia beserta dengan calon pengganti untuk Deputi Senior dan calon pengganti untuk Deputi Gubernur karena jumlahnya berkurang satu,"kata Prasetyo kepada wartawan.
Prasetyo menyampaikan kalau pengumuman resmi nama Gubernur BI sebenarnya jadi kewenangan DPR.
Namun lantaran terus didesak awak media, Prasetyo mengungkap bahwa Prabowo memilih kandidat tunggal untuk menjadi Gubernur BI yang baru.
"Jadi namanya tunggal ya, satu nama, yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti. Yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat Gubernur Sementara. Besok secara resmi Pimpinan DPR pasti akan menyampaikan kepada teman-teman media dan kepada masyarakat," tuturnya.
Berita Terkait
-
Buku Pelajaran Indonesia Mau Dirombak, Apa Saja yang Harus Dibenahi?
-
Penjualan Eceran Juli 2026 Diprediksi Tumbuh 0,9 Persen, Makanan dan Minuman Jadi Penopang
-
DPR Jadwalkan Fit and Proper Test Destry, Berpeluang Jadi Wanita Pertama Pimpin BI
-
Purbaya soal Destry Calon Tunggal Gubernur BI: Pengalamannya Cukup, Sudah Lama Kerja Sama
-
Kritik Gaya Komunikasi Prabowo, Pakar Sarankan Presiden Cari 'Pembisik' yang Berani Bicara Pahit
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut