- Gubernur Pramono Anung merevisi tarif khusus transportasi Jakarta menjadi Rp8 pada 17 Agustus 2026.
- Penyesuaian nominal tersebut dilakukan untuk menyamakan tarif layanan dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat.
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan panggung hiburan dan pesta rakyat untuk memeriahkan HUT RI.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merevisi tarif khusus transportasi pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026. Tarif yang sebelumnya ditetapkan Rp1 kini disamakan menjadi Rp8.
Pramono mengatakan perubahan tersebut dilakukan setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
Penyeragaman tarif diperlukan agar seluruh layanan transportasi yang mendapat tarif khusus dalam momentum HUT RI menggunakan besaran yang sama.
“Setelah kami berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan juga dengan Balai Kota, maka untuk tanggal 17 Agustus kami merevisi tarifnya tidak Rp1 tetapi Rp8,” kata Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).
Menurut Pramono, tarif Rp8 dipilih untuk menyesuaikan kebijakan pemerintah pusat.
“Supaya tarif yang diputuskan atau dikelola oleh pemerintah pusat dengan Pemerintah Jakarta sama. Sehingga dengan demikian semua tarif transportsi dalam rangka peringatan 17 Agustus adalah Rp8,” papar Pramono.
Selain tarif khusus transportasi, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah agenda untuk memeriahkan HUT ke-81 RI. Salah satunya panggung hiburan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
Pramono menyebut perayaan utama HUT RI tetap menjadi domain pemerintah pusat yang dipusatkan di Istana Kepresidenan. Pemprov DKI akan mendukung rangkaian kegiatan tersebut.
"Pemerintah Jakarta tentunya memberikan support sepenuhnya kepada apa yang menjadi kegiatan yang ada di Istana," katanya.
Baca Juga: Sita Aset Rp39,9 M Milik Bos Gendut, Petugas BNN Ditembaki Petasan di Kampung Bahari
Namun, Pramono belum merinci waktu pelaksanaan maupun jenis hiburan yang akan ditampilkan di Kota Tua.
Pemprov DKI juga menyiapkan berbagai lomba yang dapat diikuti masyarakat. Selain itu, sejumlah agenda lain seperti pesta rakyat dan upacara bendera turut disiapkan untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan.
"Jadi semuanya tentunya ini pemerintah pusat dan kami hanya sebagai men-support untuk itu," jelas Pramono. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga