News / Nasional
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:22 WIB
Gempa Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). [Antara/Gecio Viana/sth/nz]
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta keselamatan warga NTT menjadi prioritas utama pasca gempa bumi 7,7 Magnitudo pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
  • Gempa bumi dahsyat tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada pemukiman warga, fasilitas umum, Pelabuhan Maumere, dan Hotel Jayakarta Bajo di Labuan Bajo.
  • DPR RI menginstruksikan koordinasi lintas komisi dan legislator dapil NTT untuk memastikan kelancaran evakuasi serta distribusi logistik korban bencana.

Berdasarkan laporan terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dampak gempa 7,7 Magnitudo tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan di sejumlah titik strategis.

Wilayah Maumere dan destinasi wisata super prioritas Labuan Bajo dilaporkan mengalami dampak paling parah.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, memberikan rincian terkait kondisi fisik bangunan di zona terdampak. Guncangan kuat tersebut merusak pemukiman warga hingga fasilitas umum dan komersial.

Hasil pantauan awal Stasiun Geofisika Kupang menunjukkan, guncangan gempa merobohkan beberapa bagian tembok rumah sederhana di wilayah Maumere, Manggarai Barat, dan Labuan Bajo.

Selain itu, gempa juga merusak fasilitas Pelabuhan Maumere dan bangunan Hotel Jayakarta Bajo.

Kerusakan pada Pelabuhan Maumere menjadi perhatian serius mengingat pelabuhan adalah urat nadi distribusi logistik dan bantuan dari luar pulau.

Sementara itu, kerusakan pada fasilitas perhotelan di Labuan Bajo juga menjadi catatan penting bagi sektor pariwisata yang tengah menggeliat di wilayah tersebut.

Imbauan untuk Masyarakat

Pihak otoritas terus mengimbau agar warga tidak mudah termakan informasi hoaks yang beredar di media sosial mengenai potensi tsunami atau gempa susulan yang tidak berdasar pada data ilmiah.

Baca Juga: Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Masyarakat diminta untuk selalu merujuk pada kanal resmi milik BMKG dan pengumuman dari BPBD setempat.

Langkah evakuasi mandiri ke tempat yang lebih terbuka atau titik kumpul yang telah ditentukan sangat disarankan, terutama bagi mereka yang tinggal di bangunan yang sudah menunjukkan retakan struktur akibat gempa pertama.

Load More