News / Nasional
Senin, 17 Agustus 2026 | 09:20 WIB
Warga tamu undangan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka mendapatkan suvenir berisi permainan tradisional, semisal kelereng dan karet gelang untuk lompat karet. (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membagikan suvenir permainan tradisional pada perayaan HUT ke-81 RI.
  • Pembagian suvenir kelereng dan karet gelang di Istana Merdeka Jakarta bertujuan melestarikan budaya lokal.
  • Tamu undangan Upacara Detik-detik Proklamasi pada 17 Agustus 2026 menerima suvenir berupa mainan tradisional tersebut.

Suara.com - Permainan tradisional, semisal kelereng dan karet gelang untuk lompat karet menjadi souvenir khas yang bisa dibawa pulang tamu undangan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta.

Ada alasan mengapa Istana menyiapkan mainan-mainan tersebut.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan kehadiran suvenir berupa permainan tradisional sebagai gambaran dari budaya serta kesenian lokal.

"Memang sejak awal kami selaku ketua panitia perayaan HUT tingkat pusat, memang bersama dengan Ketua Panitia kita mengkonsep acara peringatan itu dengan lebih banyak menampilkan budaya-budaya dan kesenian-kesenian yang kita miliki," kata Pras di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Pras menyampaikan pemberian kelereng dan karet gelang tersebut bagian dari upaya pemerintah untuk mengingatkan generasi penerus tentang kearifan lokal Indonesia, termasuk permainan tradisional.

"Semata-mata untuk menjaga semua tradisi kita dan melestarikan kepada generasi-generasi yang akan datang," kata Pras.

Antusiasme masyarakat yang menjadi tamu undangan di Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, bangkit lebih awal, Senin, 17 Agustus 2026. (Suara.com/Novian)

Sebelumnya, Zahra asal Gandaria, Jakarta Selatan bersama Ardi asal Semarang, yang memenangkan war tiket upacara, menunjukkan isi tas didominasi putih dan sedikit warna merah, yang dipenuhi beragam suvernir HUT ke-81 RI.

Zahra membuka dan memperlihatkan satu per satu suvernir yang ia dapat. Buku berjudul "Presiden Solusi" menjadi salah satunya.

Kemudian ada suvernir berupa notebook, kipas, topi, kaus, handuk, card holder, gelas, tatakan gelas, hingga permainan tradisional, semisal kelereng dan karet gelang.

Baca Juga: Bikin Seskab Teddy Kaget! Warga Sudah Antre di Istana Sejak Jam 2 Pagi: Dandannya di Mana?

Load More