News / Nasional
Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:28 WIB
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman dan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani: Bulog siap mendukung penuh pemerintah dalam penanganan bencana di NTT. (Dok: Bulog)

“Bantuan yang sudah disalurkan merupakan bagian dari dukungan Bulog dalam masa tanggap darurat. Kami akan terus memastikan ketersediaan bantuan dan memperkuat koordinasi agar masyarakat terdampak dapat memperoleh pangan yang diperlukan,” ujarnya.

Untuk mendukung penanganan bencana sekaligus menjaga ketersediaan pangan di wilayah NTT, Bulog memastikan stok beras saat ini sebanyak 35 ribu ton. Selain itu, Bulog juga menyiapkan tambahan stok sebanyak 40.000 ton yang akan dimobilisasi dari wilayah NTB, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur untuk memperkuat ketersediaan pangan di wilayah terdampak.

Tambahan stok tersebut merupakan langkah antisipatif Bulog untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga ketersediaan stok di wilayah NTT selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman pastikan warga yang terdampak mendapatkan bantuan pangan yang dibutuhkan. (Dok: Bulog)

Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Basarnas, BNPB, BPBD, serta pihak terkait lainnya untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak. Proses distribusi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aksesibilitas wilayah, kondisi masyarakat, serta perkembangan situasi pascabencana.

Peninjauan langsung Kepala Bapanas dan Dirut Bulog menjadi bagian dari upaya memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Bulog berkomitmen untuk terus mengoptimalkan sumber daya, jaringan pergudangan, serta jaringan distribusi guna mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di NTT.

Pemerintah bersama Bulog akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung pemulihan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.***

Load More