- Prajurit TNI AL Agus Wicaksono dikeroyok sejumlah orang di Jakarta Timur pada Senin, 17 Agustus 2026.
- Insiden bermula dari senggolan kendaraan yang berujung cekcok mulut antara korban dan pelaku Reza Yuliarman.
- Polsek Matraman telah menerima laporan resmi korban dan sedang melakukan penyelidikan awal terkait kasus tersebut.
Suara.com - Seorang prajurit TNI Angkatan Laut, Agus Wicaksono (39), menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang saat melintas di Jalan Galur Sari IX, Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur, Senin (17/8/2026).
Kapolsek Matraman AKP Suripno mengatakan pihaknya telah menerima laporan polisi terkait dugaan pengeroyokan yang dialami Agus untuk dilakukan penyelidikan awal.
“Sekira pukul 06.20 WIB telah terjadi tindak pidana pengeroyokan kepada anggota TNI-AL,” kata Suripno kepada wartawan, Jumat (21/8/2026).
Peristiwa pengeroyokan tersebut bermula ketika Agus berangkat ke kantor menggunakan sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi B 5853 TSY.
Saat berada di lokasi kejadian, Agus bersenggolan dengan pria bernama Reza Yuliarman dari arah berlawanan.
“Korban menghentikan sepeda motor selanjutnya pelaku memutar balik sepeda motornya dan menghampiri korban, kemudian terjadi cekcok mulut,” kata dia.
Tiba-tiba, Agus dipukul menggunakan helm oleh pelaku. Tak lama kemudian, beberapa orang datang dan ikut memukuli prajurit TNI AL tersebut.
“Pelaku membenturkan helm ke bagian kepala korban. Tidak lama kemudian ada orang yg datang memegangi korban dari arah belakang kemudian pelaku menendangi korban,” ucapnya.
“Dan datang seorang laki-laki diduga bernama Fadhil Maimun Naji dengan sepeda motor Suzuki Shogun 125 berwarna Biru Hitam dengan nopol 6019 BBC ikut mendorong korban sambil memukuli korban,” tambah Suripno.
Baca Juga: APBD DKI 2026 Turun ke Rp79,59 Triliun, DPRD Jakarta Janji Bansos dan Sekolah Tetap Aman
Setelah insiden pengeroyokan melibatkan semakin banyak orang, beberapa warga yang berada di lokasi segera melerai. Korban kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Matraman.
Tag
Berita Terkait
-
APBD DKI 2026 Turun ke Rp79,59 Triliun, DPRD Jakarta Janji Bansos dan Sekolah Tetap Aman
-
Alexander Jeremejeff Blak-blakan Terima Tawaran Persija Jakarta
-
Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari Janji Manis Investasi
-
Keluarga Siswa Tewas Imbas Jalan Licin Kramatjati Tuntut Penataan Pasar Tumpah
-
Rusun di Jakarta Bakal Terintegrasi dengan Sekolah, Pasar, hingga Halte Transportasi
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?
-
Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger
-
Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas
-
Segera Daftar! Ini Syarat dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa Unggulan 2026
-
Ekonomi Syariah Belum Dilirik Pemerintah, Industri Usul Transaksi Zakat-Haji lewat Bank Syariah
-
Sidang Richard Lee Kembali Ditunda, Jaksa Ungkap Saksi Kunci Menghilang dan Dikabarkan Meninggal
-
Prajurit TNI AL Dikeroyok di Matraman Gara-gara Senggolan, Dipukul Helm hingga Ditendangi
-
WN India Ditangkap Polda Sumbar, Jual Emas dari Tambang Emas Ilegal ke Malaysia
-
Asap Karhutla Kepung Bandara Nabire, Dua Penerbangan Gagal Terbang
-
Ahli UMJ Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tetap Sah, Wilayah Hukum Bukan Penghalang