News / Metropolitan
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:00 WIB
Tawuran antarwarga pecah di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/8/2026) sore.
Baca 10 detik
  • Tawuran antarwarga terjadi di jalur kereta api Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada Jumat sore, 21 Agustus 2026.
  • Konflik dipicu oleh insiden anak tertabrak kereta yang berkembang melibatkan orang tua serta dugaan provokasi pihak luar.
  • Peristiwa tersebut sempat mengganggu perjalanan Commuter Line, tetapi saat ini situasi di lokasi sudah kembali kondusif.

Suara.com - Sebuah insiden yang melibatkan anak-anak berujung pada tawuran antarwarga di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

Tawuran tersebut terjadi di sekitar jalur kereta api Stasiun Manggarai pada Jumat (21/8/2026) sore.

Lurah Bukit Duri Muhamad Ngasri mengungkapkan, akar masalah bermula dari peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya.

“Kemarin malam, Kamis. Anak-anak menyeberang rel, anak sebelah ada yang tertabrak,” ujar Ngasri saat dimintai penjelasan.

Ia menyebut salah satu anak yang terlibat dalam insiden tersebut masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar (SD).

Peristiwa yang semula hanya melibatkan anak-anak itu kemudian merembet menjadi persoalan antarorang tua dan terus berkembang hingga memuncak pada hari ini.

Tawuran Warga di Pinggir Rel Bukit Duri Tebet. [Ist]

Pihak kelurahan sempat berupaya meredam konflik dengan mempertemukan warga yang berselisih.

“Tadi sempat didamaikan kembali di kelurahan, saya panggil. Tapi 10 menit keluar dari kelurahan, di lokasi pecah,” papar Ngasri.

Diduga, eskalasi konflik ini turut diperkeruh oleh provokasi dari pihak luar Bukit Duri.

Baca Juga: Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta

"Itu ada provokasi dari pihak luar. Bukan hanya warga," klaim Ngasri.

Akibat tawuran yang terjadi di sisi jalur rel tersebut, perjalanan Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota maupun sebaliknya turut terganggu sore tadi.

Namun, untuk saat ini, Ngasri memastikan situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif.

Load More