-
Iran menuntut perundingan berbasis kesetaraan dan penghormatan sebagai jalan tunggal perdamaian dengan AS.
-
Menlu Iran menyebut sanksi ekonomi Amerika Serikat sebagai bentuk keputusasaan strategi politik Washington.
-
Konflik berlanjut tanpa konfrontasi militer langsung setelah nota kesepahaman penghentian permusuhan Juni lalu gagal.
Suara.com - Pemerintah Iran menegaskan penolakan terhadap opsi militer maupun sanksi ekonomi dan menuntut dialog berlandaskan kesetaraan hak sebagai satu-satunya jalan keluar dari kebuntuan hubungan bilateral dengan Amerika Serikat.
Sikap tegas tersebut mengemuka di tengah maraknya manuver sanksi ekonomi terbaru dari Washington yang dipandang Teheran tidak akan membuahkan hasil diplomasi.
Langkah Amerika Serikat memblokir akses ekonomi global bagi Iran dinilai tidak mengubah pendirian Teheran, melainkan menandai kerapuhan strategi intimidasi politik luar negeri Washington.
Pilihan Teheran untuk tetap membuka pintu negosiasi berbasis harga diri menjadi batas tegas bahwa dialog hanya terjadi jika Washington menghentikan perlakuan sepihak.
Ketegangan geopolitik ini memperlihatkan peralihan dari bentrokan senjata langsung menjadi pertempuran strategi daya tahan ekonomi di kawasan Timur Tengah.
Bagaimana Sikap Resmi Iran Menghadapi Tekanan Washington?
"AS harus tahu bahwa tidak ada jalan lain bagi mereka selain berbicara secara hormat kepada rakyat Iran dan menemukan solusi berdasarkan keadilan dan kehormatan," kata Araghchi seperti dikutip kantor berita Jamaran, dikutip Senin (24/8/2026).
Pernyataan diplomasi tersebut menggarisbawahi tekad Teheran untuk tidak mentolerir gaya negosiasi yang memaksakan kehendak tanpa kesetaraan posisi politik.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa serangkaian sanksi keuangan dan pemblokiran akses pasar global terhadap negaranya merupakan cerminan dari jalan buntu politik Washington.
Baca Juga: Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat
Araghchi menilai perang ekonomi yang diumumkan Trump merupakan "skenario berulang" yang menunjukkan bahwa AS berada dalam keputusasaan.
Ia mengkritik kebijakan proteksionisme ketat tersebut karena kerap diulang tanpa memberikan dampak konkret bagi perdamaian kedua bangsa.
Mengapa Amerika Serikat Mengubah Strategi Sanksi Ekonomi?
Gedung Putih sebelumnya telah mengumumkan gelombang tekanan finansial skala besar yang menargetkan seluruh jaringan perdagangan internasional Iran.
Trump menyebut operasi tersebut sebagai "isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya" dan menyerukan negara-negara sekutu untuk bergabung dengan AS.
Strategi pengasingan ekonomi global ini dirancang untuk mempersempit ruang gerak finansial Teheran serta menekan pendapatan sektor energi vital mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Guru Besar UGM Kritik Penanganan Karhutla: Negara Baru Kompak Saat Api Membesar
-
Review Awarapan 2: Sinema Noir India Terbaik yang Penuh Ketegangan Seru!
-
Gaya Hidup Paycheck to Paycheck Bikin Finansial Gen Z Makin Rentan
-
Diliburkan Dampak Asap Karhutla, Siswa Madrasah Pekanbaru Belajar dari Rumah
-
Malaysia Terancam Kehilangan Rp11 Triliun, Anwar Ibrahim Minta Tolong Prabowo
-
Film Baby Udon Bikin Warga Medan Haru, Densu Beri Pesan Menyentuh soal Ujian Hidup
-
Transportasi Jateng Berbenah: Dari Taksi Listrik Hingga Layanan Pembayaran Nontunai
-
Sukses Tak Selalu Berisik, Kadang Ia Datang dalam Diam
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Ole Romeny Apes, Kevin Diks dan Dean James Berjaya!
-
Panik Digerebek Narkoba, Sejumlah Orang di Medan Nekat Lompat ke Sungai