- Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengirim surat resmi kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
- Surat tersebut meminta perhatian khusus terhadap sengketa hukum investasi Felda pada PT Eagle High Plantations.
- Kelalaian penanganan perkara ini berpotensi menyebabkan kerugian finansial besar bagi pihak Malaysia mencapai Rp11 triliun.
Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengirim surat resmi kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto untuk meminta perhatian khusus terhadap investasi Federal Land Development Authority (Felda) di Indonesia, khususnya perkara yang melibatkan PT Eagle High Plantations Tbk (EHP).
Anwar mengatakan langkah tersebut dilakukan karena investasi itu berpotensi menimbulkan kerugian hingga RM2,5 miliar atau sekitar Rp11 triliun, berdasarkan kurs yang berlaku.
Sementara itu, nilai yang diperkirakan dapat dipulihkan saat ini hanya sekitar RM200 juta.
“Investasi ini (EHP) sedang dalam proses hukum di Indonesia. Saya telah menulis surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta beliau meninjau perkara ini. Jika tidak ditangani, kita berpotensi kehilangan RM2,5 miliar dan hanya mendapatkan kembali RM200 juta,” kata Anwar dinukil dari The Star.
Menurut laporan media Malaysia, Felda hingga kini belum berhasil mendapatkan kembali dana yang terkait dengan investasi tersebut.
Persoalan itu masih dalam proses hukum karena EHP disebut terus mengajukan perlawanan melalui pengadilan di Indonesia.
Kasus tersebut menjadi perhatian serius pemerintah Malaysia karena menyangkut potensi kerugian dalam jumlah besar.
Anwar menilai penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan perhatian dari kedua negara.
Investasi Felda di EHP sebelumnya menjadi salah satu transaksi besar yang dilakukan lembaga tersebut di sektor perkebunan Indonesia.
Baca Juga: 4 Fakta Penting Kasus Gibran Tipu Malaysia: Peran Anwar Ibrahim Ikut Disorot
Namun, investasi tersebut kemudian menghadapi berbagai persoalan hingga berujung pada sengketa hukum.
Anwar tidak menjelaskan secara rinci bentuk intervensi atau langkah yang dimintanya dari pemerintah Indonesia.
Namun, ia menekankan besarnya potensi kerugian yang harus ditanggung Felda jika persoalan tersebut tidak segera mendapatkan penyelesaian.
“Jika tidak ditangani, kita berpotensi kehilangan RM2,5 miliar dan hanya mendapatkan kembali RM200 juta,” ujar Anwar.
Sebab, selisih antara potensi kerugian dan dana yang diperkirakan dapat dipulihkan mencapai sekitar RM2,3 miliar atau lebih dari Rp10 triliun.
Berita Terkait
-
4 Fakta Penting Kasus Gibran Tipu Malaysia: Peran Anwar Ibrahim Ikut Disorot
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
-
Dilihat Langsung Prabowo dan Jokowi, Ini Besaran Mas Kawin Rizky Irmansyah untuk Chika Yenalovy
-
Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gaya Hidup Paycheck to Paycheck Bikin Finansial Gen Z Makin Rentan
-
Diliburkan Dampak Asap Karhutla, Siswa Madrasah Pekanbaru Belajar dari Rumah
-
Malaysia Terancam Kehilangan Rp11 Triliun, Anwar Ibrahim Minta Tolong Prabowo
-
Film Baby Udon Bikin Warga Medan Haru, Densu Beri Pesan Menyentuh soal Ujian Hidup
-
Transportasi Jateng Berbenah: Dari Taksi Listrik Hingga Layanan Pembayaran Nontunai
-
Sukses Tak Selalu Berisik, Kadang Ia Datang dalam Diam
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Ole Romeny Apes, Kevin Diks dan Dean James Berjaya!
-
Panik Digerebek Narkoba, Sejumlah Orang di Medan Nekat Lompat ke Sungai
-
Gagal Bayar Obligasi Rp60,8 Miliar Hari Ini, Saham Adhi Karya Langsung Disuspend BEI
-
BRImo Taiwan Perluas Layanan BRI Bagi Diaspora Indonesia