- Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal merespons pemblokiran rekening bank aktivis Pati Supriyono.
- Bank Mandiri memblokir sepihak rekening senilai lebih dari 80 juta rupiah menjelang aksi unjuk rasa.
- DPR berencana meminta penjelasan resmi kepada pihak perbankan mengenai alasan pemblokiran dana tersebut.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan respons terkait kabar pemblokiran rekening milik koordinator aksi warga Pati atau aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, oleh pihak Bank Mandiri.
Rekening yang disebut berisi dana senilai Rp80,9 juta tersebut diduga diblokir secara sepihak tanpa adanya izin dari pengadilan.
Cucun menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk meminta penjelasan langsung dari pihak perbankan mengenai alasan di balik pemblokiran tersebut.
"Jadi kita nanti konfirmasi ke perbankannya ya," kata Cucun di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026).
Ia menyebut perlu adanya kepastian mengenai apakah terdapat indikasi transaksi yang dianggap membahayakan atau sumber dana yang mencurigakan.
"Kenapa sampai melakukan apa pemblokiran atas... bisa jadi kalau misalkan ada indikasi-indikasi ya lalu lintas transfer itu yang membahayakan atau sumbernya seperti apa kita akan tanya Bank Mandirinya nanti ya. Itu kan dari salah satu bank di Himbara juga kan," katanya.
Sebelumnya, Aktivis Pati, Supriyono, mendapati rekening Bank Mandiri senilai lebih dari 80 juta rupiah terblokir jelang aksi unjuk rasa 27 Agustus 2026.
Botok mengaku akun TikTok dan rekeningnya terblokir menjelang rencana aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.
“Tadi malam itu secara tiba-tiba akun TikTok saya keblokir, terus saya mau transfer anak saya, ternyata juga keblokir. Lho kok saldo terblokir Rp80 juta 900 sekian,” ujar Botok.
Baca Juga: Forum Rakyat Pati Desak DPR Kawal RUU Perampasan Aset dan Ketegasan Aparat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Rekening Aktivis Pati Terblokir Jelang Demo, DPR Akan Konfirmasi ke Bank
-
Jay Idzes Cuma jadi Cadangan Saat Sassuolo Kalah dari Atalanta, Ini Kata Alberto Aquilani
-
Salah Desil Bisa Pengaruhi Bansos, Dinsos Gunungkidul Buka Jalur Koreksi Data
-
Ulasan Hidayah: Film Horor Mencekam tentang Tobat dan Pengampunan Tuhan
-
Warga Pati Mengadu ke DPR: Hoaks hingga Aksi Ricuh Bikin Investor Takut Masuk
-
Rombongan 5 Mobil Terobos CFD Jakarta, Barrier Dibuka Paksa hingga Pakai Strobo
-
Soal Rekening Aktivis Pati Diblokir, Andre Rosiade: Bank Himbara Tak Mungkin Main Sepihak
-
Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Ubah Total Desain Kamera, Tak Lagi Bawa 4 Lensa
-
10 Taksi Listrik Mengaspal di Semarang, Jateng Mulai Kaji Elektrifikasi Trans hingga Travel
-
Indeks CFX10 Melambung Tinggi ke Level 917,67, Ethreum Lagi Naik Daun