Tiga anak bermain di posko pengungsian Lapangan Barangkolong, Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis (20/8/2026). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym]
Baca 10 detik
- Menteri PPPA mengingatkan risiko hipotermia hingga kekerasan bagi anak di pengungsian pascagempa Kabupaten Nagekeo, NTT, setelah seorang balita meninggal dunia.
- Kementerian PPPA berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar, pemeriksaan kesehatan, serta penyediaan ruang aman bagi anak terdampak bencana.
- Kementerian PPPA menyalurkan sekitar 30 ton bantuan spesifik bagi perempuan dan anak.
Kemen PPPA Kirim 30 Ton Bantuan
Di tengah kondisi tersebut, Kementerian PPPA bersama sejumlah mitra menyiapkan sekitar 30 ton bantuan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak untuk wilayah terdampak gempa di NTT.
Bantuan itu telah disalurkan pada Senin (24/8/2026) dengan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Lanud Halim Perdanakusuma.
Bantuan akan dikirim ke sejumlah wilayah terdampak di Pulau Flores dan tujuh kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Nagekeo.
Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung perlindungan dan pemulihan psikososial para pengungsi, terutama perempuan dan anak.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Ole Romeny Dijatuhi Sanksi Berat KNVB, Fortuna Sittard Lepas Tangan
-
Enam Perusahaan Kena Sanksi, 1.511 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan
-
Dari Tepian Barito ke Atap Warga: Jeritan Bekantan yang Kehilangan Habitat
-
Pekan Ini! Hasil Lab Forensik Sutrimo Keluar, Akankah Polisi Tetapkan Tersangka?
-
GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik
-
Kecanduan Judi Slot, Pria di Pacitan Gask Emas Rp350 Juta Milik Lansia Saat Ditinggal Kondangan
-
5 Aturan Feng Shui untuk Rumah Posisi Hook di Perumahan Modern agar Hoki dan Harmonis
-
4 Shio yang Diprediksi Akan Hidup Lebih Baik Mulai 25 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
80,6 Persen Orang Indonesia Terhubung Internet, UMKM Ditantang Naik Kelas
-
Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti Jadi Juara Festival Pacu Jalur 2026