News / Nasional
Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:21 WIB
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Warga Kabupaten Pati berjaga di rumah tokoh AMPB Supriyono dan Teguh pada Rabu malam untuk mengantisipasi ancaman keamanan.
  • Penjagaan dilakukan karena adanya kekhawatiran dan isu teror setelah rumah anak sopir rombongan AMPB mengalami penembakan.
  • Aksi penjagaan tersebut berlangsung saat massa AMPB berada di Jakarta untuk menggelar demonstrasi menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset.

Suara.com - Sejumlah warga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berjaga di sekitar rumah Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto pada Rabu (26/8/2026) malam.

Penjagaan tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi menyusul adanya kekhawatiran terhadap keamanan dua tokoh AMPB tersebut di tengah rencana aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Momen penjagaan rumah Botok dan Teguh itu dibagikan melalui akun Instagram @osa_jpg, yang selama ini rutin mengunggah berbagai kegiatan AMPB.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga, mayoritas bapak-bapak, berkumpul di depan rumah. Video itu diberi narasi, "Bukti rumah Botok dan Teguh AMPB di Pati dijaga ketat demi keamanan rumah seorang pejuang."

Dari balik kamera, perekam video menjelaskan alasan warga memilih berjaga di sekitar rumah kedua koordinator AMPB tersebut.

"Warga sekitar Pak Botok dan Mas Teguh jaga malam. Karena kemarin salah satu anggota (AMPB) tertembak rumahnya," ujar perekam dalam video tersebut.

Seorang warga yang ikut berjaga kemudian menyampaikan bahwa penjagaan dilakukan untuk memastikan rumah Botok dan Teguh tetap aman.

"Jaga rumah Mas Botok, Mas Teguh, supaya aman dan ada isu teror-teror. Tapi semoga aman," kata warga tersebut.

Kekhawatiran warga tersebut muncul setelah rumah anak dari salah satu sopir yang mengangkut rombongan AMPB ke Jakarta mengalami penembakan pada Rabu (26/8) sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca Juga: Perubahan Rute Transjakarta Selama Demo di Gedung DPR RI

Humas AMPB Didik sebelumnya mengatakan rumah tersebut merupakan milik anak dari sopir yang membawa Botok ke Jakarta. Penembakan terjadi ketika penghuni rumah sedang tidur dan mengakibatkan kaca rumah pecah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Menurut Didik, proyektil yang digunakan dalam penembakan tersebut merupakan jenis air soft gun. Pihaknya juga belum mengetahui siapa pelaku di balik kejadian tersebut.

Rumah Koordinator AMPB Botok Dijaga Warga Pati (tangkap layar)

Polisi disebut telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan. Kasus tersebut masih dalam pendalaman aparat kepolisian.

Peristiwa tersebut kemudian memunculkan kekhawatiran di kalangan warga Pati terhadap keamanan para penggerak AMPB, termasuk Botok dan Teguh.

Sementara itu, penjagaan rumah Botok dan Teguh berlangsung ketika massa AMPB telah berada di Jakarta untuk mengikuti aksi di depan Gedung DPR RI hari ini. Rombongan AMPB dipimpin oleh Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto. 

Aksi tersebut membawa tuntutan utama agar DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset serta mendorong pemberlakuan hukuman mati bagi koruptor.

Load More