- Aksi demonstrasi di gedung DPR RI pada Kamis malam memicu gangguan serius terhadap layanan transportasi publik.
- Transjakarta menghentikan sementara operasional tiga belas rute bus demi menjaga keamanan di tengah kondisi lapangan.
- Manajemen memberlakukan pengalihan lintasan serta perpendekan rute pada delapan jalur bus Transjakarta akibat penutupan jalan.
Suara.com - Aksi demo 27 Agustus di gedung DPR RI terpantau memanas hingga malam ini. Kondisi itu memicu gangguan layanan transportasi publik pada Kamis (27/8/2026) malam.
Selain KRL Commuter Line, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan sebanyak 21 rute mengalami penyesuaian jadwal serta lintasan akibat penutupan akses jalan di lokasi tersebut.
Pihak manajemen memutuskan menghentikan operasional sementara pada 13 rute bus demi alasan keamanan.
"Sehubungan dengan dinamika kondisi di lapangan," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan resmi perusahaan.
Kebijakan setop operasi ini mencakup rute Mikrotrans JAK.11, JAK.12, JAK.14, JAK.54, hingga layanan bus integrasi seperti 1B, 1F, dan 3F.
Selain penghentian layanan, terdapat delapan rute lainnya yang terpaksa mengalami pengalihan lintasan secara signifikan.
Bus Transjabodetabek rute SH2 kini dialihkan melalui jalan tol guna menghindari titik massa di sekitar area Slipi.
Pengalihan arus juga diberlakukan pada koridor 9, 9A, serta JAK.102 yang bersinggungan langsung dengan area Gerbang Pemuda.
Sementara itu, Transjakarta juga melakukan perpendekan rute pada satu layanan bus integrasi lainnya.
Baca Juga: Update KRL Malam Ini: Rute Rangkasbitung Direkayasa Akibat Massa Aksi DPR di Jalur Rel
Rute 8E yang menghubungkan Kebayoran Lama hingga Jelambar kini tidak melayani kawasan Petamburan serta MPR 1 dan 2.
Layanan terpangkas dan hanya melayani perjalanan pelanggan hingga titik Kebayoran - Asia Afrika saja.
Langkah mitigasi ini diambil untuk memastikan keselamatan seluruh warga yang masih beraktivitas menggunakan transportasi umum di tengah kondisi yang dinamis.
"Kami mengimbau pelanggan untuk terus memperbarui informasi layanan melalui aplikasi TJ:Transjakarta dan sosial media Transjakarta," pungkas Ayu.
Berita Terkait
-
Update KRL Malam Ini: Rute Rangkasbitung Direkayasa Akibat Massa Aksi DPR di Jalur Rel
-
Demo 27 Agustus di DPR, Massa Desak RUU Perampasan Aset Segera Diketok
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Massa Demo di Senayan Makin Ramai, Raker DPR Bersama Menkes Diakhiri Lebih Awal
-
Solidaritas AMPB dan Ojol Retak Usai Audiensi DPR, Relawan: Karena Rupiah Kalian Tinggalkan Kami
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Demo DPR Memanas, Simak Penyesuaian 21 Rute Transjakarta Malam Ini
-
Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan Emas dan Uang Dinyatakan Sah
-
Update KRL Malam Ini: Rute Rangkasbitung Direkayasa Akibat Massa Aksi DPR di Jalur Rel
-
6 Sunscreen Indomaret untuk Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah sesuai Review
-
Siapa Owner Vindes Corp Sekarang? Desta Resmi Umumkan Mundur
-
Surat Al Kahfi Ayat 1-10 Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya: Simak Waktu Terbaik Membacanya
-
Anime A Pen, Handcuffs, and a Common-Law Marriage Resmi Tayang Januari 2027
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Desil Bansos Bikin Gaduh, 81 Tahun Merdeka tapi Data Kemiskinan Masih Kacau
-
Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung