News / Nasional
Senin, 31 Agustus 2026 | 18:20 WIB
Situasi rumah duka Bambang Setiawan di Pejompongan Raya, Jumat (28/8/2026). [Suara.com/Faqih]
Baca 10 detik
  • Anggota DPR Abdullah mendesak Polri menangkap dalang pengeroyokan Bambang Setyawan di Pejompongan.
  • Keluarga menolak autopsi jenazah Bambang yang tewas usai menjadi korban pengeroyokan saat kerusuhan demonstrasi.
  • Kericuhan di Pejompongan terjadi karena perluasan bentrokan pascademonstrasi di depan Gedung DPR RI.

Bambang sebelumnya dilaporkan dikeroyok sekelompok orang tak dikenal. Berdasarkan kesaksian warga, korban awalnya berada di dalam gang dekat rumahnya sebelum sejumlah orang datang dan membawanya ke jalan raya.

Pengeroyokan tersebut juga terekam dalam video yang beredar di media sosial. Sejumlah orang terlihat memukuli korban menggunakan bambu dan menyeretnya di jalan raya.

Kericuhan di Pejompongan merupakan buntut demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026). Setelah massa dipukul mundur dari sekitar kompleks parlemen, kericuhan meluas ke kawasan Slipi hingga Pejompongan.

Sejumlah fasilitas publik ikut rusak dalam kericuhan tersebut, termasuk pos polisi dan kamera CCTV.

Load More