- Gunung Ile Lewotolok di Lembata, NTT, mengalami 1.873 kali gempa letusan selama periode 1 sampai 5 September 2026.
- Petugas mencatat aktivitas erupsi dan kegempaan yang beragam, termasuk gempa guguran, hembusan, harmonik, tremor, hingga vulkanik.
- Aktivitas vulkanik masih berlangsung hingga Minggu malam, menghasilkan erupsi terakhir dengan kolom abu di bawah 500 meter.
“Yang sedang beredar di sosmed itu diambil di kawah oleh guide. Makanya kelihatan tinggi, “ ujar dia.
Hingga berita ini diturunkan pada pukul 21.45 WITA, aktivitas erupsi Ile Lewotolok masih berlangsung.
Erupsi terakhir pada pukul 21.35 WITA menghasilkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah selatan dan barat.
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi sekitar 32 detik.