Di Hadapan Warga Malaysia, Jokowi Sindir Pemimpin Harus Dengar Suara Rakyat

Senin, 07 September 2026 | 21:29 WIB
Momen akrab penuh canda dan tawa tampak dari raut wajah Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming di upacara kemerdakaan HUT RI ke-81 di Istana, Senin (17/8/2026). [Suara.com/Novian]
  • Mantan Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato tentang pentingnya kepemimpinan di Dialog Perdamaian Penang, Malaysia.
  • Jokowi menegaskan bahwa fondasi perdamaian tercipta ketika pemimpin dan masyarakat saling mendengar serta memahami satu sama lain.
  • Ketua Menteri Penang Chow Kon Yeow menyatakan bahwa perdamaian berarti kemampuan masyarakat hidup makmur bersama dalam perbedaan.

Ia mengatakan Penang memiliki posisi unik sebagai lokasi dialog karena sejarah wilayah tersebut dibentuk oleh pertemuan berbagai budaya, bahasa, agama, masyarakat, dan aktivitas perdagangan selama berabad-abad.

Menurut Kon Yeow, perdamaian tidak hanya berarti tidak adanya konflik.

Perdamaian juga berarti kemampuan masyarakat yang berbeda untuk hidup dan berkembang bersama.

"Bagi saya, perdamaian bukan sekadar ketiadaan konflik. Perdamaian adalah kemampuan berbagai masyarakat untuk bekerja dan hidup makmur bersama di tengah segala perbedaan," kata Kon Yeow.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com