- Gempa bumi bermagnitudo 4,8 mengguncang wilayah Jepang pada Kamis (17/9/2026) pukul 00.07 waktu setempat.
- Pusat gempa berada di selatan Prefektur Ibaraki dengan kedalaman 70 kilometer dan tidak memicu peringatan tsunami.
- Getaran gempa dirasakan di Saitama, Tokyo, Ibaraki, Tochigi, Chiba, Gunma, serta Kanagawa dengan intensitas maksimum 3.
Suara.com - Gempa bumi dengan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Jepang pada Kamis (17/9/2026) waktu setempat.
Gempa berpusat di bagian selatan Prefektur Ibaraki dan membuat sejumlah wilayah, termasuk Saitama dan Tokyo, ikut merasakan getaran.
Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency (JMA) mencatat gempa terjadi sekitar pukul 00.07 waktu setempat.
Episentrum berada di wilayah selatan Ibaraki dengan kedalaman sekitar 70 kilometer.
Gempa tersebut mencapai intensitas maksimum 3 pada skala intensitas seismik Jepang.
Getaran dengan intensitas tersebut terpantau di sejumlah wilayah Saitama, Tokyo, Ibaraki, Tochigi, Chiba, Gunma, dan Kanagawa.
Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan setelah gempa terjadi.
Saitama Ikut Diguncang
Di Prefektur Saitama, getaran paling kuat mencapai intensitas 3. Wilayah yang mengalami guncangan tersebut antara lain Gyoda, Kazo, kawasan Chuo di Saitama, Yashio, dan Miyashiro.
Sejumlah wilayah lain di Saitama merasakan getaran dengan intensitas 2.
Di antaranya Kumagaya, Honjo, Higashimatsuyama, Hanyu, Kuki, Kawaguchi, Tokorozawa, Kasukabe, Soka, Koshigaya, Kawagoe, Ageo, Toda, Asaka, Niiza, Misato, serta sejumlah kota dan wilayah lainnya.
Getaran dengan intensitas 1 juga tercatat di beberapa wilayah Saitama, termasuk Ranzan, Ogawa, Hatoyama, Higashichichibu, Yorii, Hanno, Iruma, Chichibu, dan beberapa daerah lainnya.
Ibaraki Jadi Wilayah Terdekat dari Episentrum
Sejumlah wilayah di Ibaraki mencatat intensitas 3, termasuk Kasama, Omitama, Ibaraki, Tsuchiura, Ishioka, Ryugasaki, Toride, Chikusei, Kasumigaura, Sakuragawa, dan Tsukubamirai.
Getaran dengan intensitas serupa juga dirasakan di Tochigi dan Gunma.