Kemesraan Prabowo-Pramono di Peresmian LRT, Gerindra: Pintu Kerja Sama untuk 2029 Terbuka Lebar!

Kamis, 17 September 2026 | 15:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah) memasuki peron di Stasiun LRT Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (16/9/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj]
  • Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan LRT Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai pada Rabu (16/9/2026).
  • Partai Gerindra menyatakan keakraban kedua tokoh tersebut murni agenda kerja bukan manuver politik Pemilu 2029.
  • Partai Gerindra membuka peluang kerja sama dengan seluruh kekuatan politik, termasuk dengan PDIP.

"Pak Prabowo kan selalu mengatakan bahwa ayo semua pemimpin bangsa, semua putra-putri terbaik bangsa untuk bersatu mm bagaimana mencari solusi terhadap persoalan-persoalan masyarakat, persoalan rakyat," ungkapnya.

Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) berbincang dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (ketiga kiri) saat menumpang LRT di rute LRT Kelapa Gading-Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj]

Prabowo Puji Pramono

Sebelumnya, kemesraan Prabowo dan Pramono terlihat saat keduanya menghadiri peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Rabu (16/9/2026).

Di hadapan Pramono, Prabowo bahkan secara terbuka memuji kinerja Gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Intinya selamat terima kasih gubernur. Saya harus akui, kalau ada gubernur yang hebat ya saya akui dia hebat, wakil gubernur,” kata Prabowo, Rabu (16/9/2026).

Prabowo juga menyinggung latar belakang politik Pramono yang berasal dari PDIP, bukan Gerindra. Meski berbeda partai, Prabowo menilai kepemimpinan Pramono di Jakarta patut menjadi contoh.

“Walaupun walaupun bukan dari partai saya. Tapi ini harus mendorong partai-partai lain, ya kan, ya kerja yang bener dong. Terima kasih. Selamat Pak Pramono selamat. Doel, tapi sekarang sudah gak anak jalanan ya,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian menyebut pengelolaan Jakarta dan daerah sekitarnya sebagai salah satu contoh bahwa bangsa Indonesia mampu mengelola kawasan aglomerasi secara aman, demokratis, dan tertib.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com