Sempat Berkali-kali Hilang, Nusron Wahid Akhirnya Nongol di DPR Bahas RUU Reforma Agraria

Senin, 21 September 2026 | 13:41 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akhirnya hadir secara langsung dalam agenda rapat kerja DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026). (Suara.com/Bagaskara)
BACA 10 DETIK
  • Menteri ATR/BPN Nusron Wahid hadir langsung dalam rapat kerja di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (21/9/2026).
  • Agenda rapat tersebut membahas pengambilan keputusan tingkat I terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria.
  • Sebelumnya, Nusron sempat beberapa kali absen dan diwakili oleh Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan.

Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akhirnya hadir secara langsung dalam agenda rapat kerja DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026).

Nusron Wahid sebelumnya absen berkali-kali saat rapat bersama DPR di Senayan. Ia hanya menugaskan Wakilnya yakni Ossy Dermawan untuk hadiri rapat.

Berdasarkan pantauan, Nusron tiba di Senayan tepatnya di Nusantara I DPR sekitar pukul 11.23 WIB. Tampak ia datang dengan pakaian kemeja safari putih dan balutan peci hitam.

Ia kali ini akan hadir untuk mengikuti rapat kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR bersama pemerintah dalam rangka pengambilan keputusan tingkat I atas hasil pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria.

Adapun dalam kesempatan ini, DPR terlebih dahulu menggelar rapat Panitia Kerja (Panja) yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Nusron tampak hadir dalam agenda tersebut. Dirinya datang tepat saat agenda memasuki rapat pleno pengambilan keputusan.

Memimpin jalannya sidang pleno, Dasco memaparkan urutan mekanisme agenda sebelum melangkah ke pengambilan keputusan untuk membawa RUU ke pembicaraan tingkat II.

“Satu, pengantar ketua rapat. Kemudian laporan ketua panja, pendapat akhir mini fraksi, dan presiden atau pemerintah. Kemudian empat, pengambilan keputusan untuk melanjutkan kepada pembicaraan tingkat dua. Lima, penandatanganan draf RUU, dan enam, penutup,” kata Dasco.

Usai mendengar persetujuan dan mengetuk palu sidang, Dasco memberikan kesempatan kepada Ketua Panja RUU Pengaturan Reforma Agraria Ahmad Iman Sukri untuk membacakan laporan hasil pembahasannya.

“Untuk mengefisienkan jalannya rapat dan atas izin anggota, kesempatan kami berikan kepada ketua panja untuk melaporkan hasil pembahasan RUU tentang pengaturan reforma agraria. Waktu kami persilakan,” katanya.

Setelah penyampaian laporan Panja selesai, agenda berlanjut ke penyampaian pendapat akhir mini fraksi.

Sebelum memberikan mikrofon kepada perwakilan fraksi, Dasco sempat menyapa secara khusus kehadiran Nusron di ruang rapat.

“Yang kedua, sebelum kemudian perwakilan dari fraksi-fraksi untuk menyampaikan pendapat akhir mini sebagaimana sikap akhir fraksi, kami ucapkan selamat datang kepada Menteri ATR/BPN yang sudah hadir pada hari ini. Dan selanjutnya kami berikan kepada perwakilan fraksi-fraksi untuk menyampaikan pendapat akhir mini fraksi,” tutur Dasco.

Sebelumnya, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid masih belum terlihat pasca kasus perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan hak guna bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian ATR/BPN mencuat.

Kali ini Rabu (16/9/2026), Nusron kembali tak terlihat hadir dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com