Jet Tempur F-16 Amerika Serikat Jatuh di Jerman

Rabu, 23 September 2026 | 15:13 WIB
F-16 Fighting Falcon (Shutterstock)
BACA 10 DETIK
  • Jet tempur F-16 milik Angkatan Udara AS jatuh di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman.

  • Sang pilot selamat setelah berhasil melontarkan diri sebelum pesawat menghantam tanah.

  • Otoritas militer Amerika Serikat masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan pendaratan tersebut.

Suara.com - Seorang pilot militer Amerika Serikat menderita luka-luka setelah jet tempur F-16 Fighting Falcon yang ia kemudikan menghantam tanah di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman.

Insiden tak terduga ini mendadak menghentikan seluruh aktivitas penerbangan latihan taktis militer di kawasan Rheinland-Pfalz tersebut.

Kecelakaan terjadi persis ketika jet bernomor lambung skuadron 52nd Fighter Wing itu hendak menyentuh landasan usai menyelesaikan misi terbang rutin.

ILUSTRASI esawat tempur F-16 [ANTARA FOTO/Siswowidodo]

Peristiwa menegangkan pada pukul 14.30 waktu setempat itu langsung memicu tanggap darurat penuh dari otoritas pangkalan.

Keberhasilan pilot memicu kursi lontar di detik-detik terakhir menjadi faktor tunggal yang menyelamatkannya dari maut.

"Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon milik Angkatan Udara AS yang ditugaskan pada satuan '52nd Fighter Wing' jatuh di Pangkalan Udara Spangdahlem saat akan mendarat sekira pukul 14:30 pada 22 September," menurut pernyataan pangkalan udara.

Petugas medis langsung membawa sang pilot ke fasilitas kesehatan terdekat begitu tim penyelamat berhasil mengamankan lokasi kejadian.

"Sang pilot pesawat tempur berhasil melontarkan diri dari pesawat dan telah mendapat perawatan medis," kata otoritas militer AS.

Iring-iringan tiga unit F-16 lain yang terbang dalam formasi sama langsung menerima perintah pengalihan rute mendarat darurat.

Menara pengawas mengarahkan ketiga jet tempur tersisa menuju Pangkalan Udara Ramstein guna menghindari risiko bahaya di lokasi reruntuhan.

Kantor berita DPA mengonfirmasi titik hantam pesawat berada tidak jauh dari batas perimeter luar kompleks militer.

Tim ahli gabungan saat ini memblokir area puing untuk mengumpulkan bukti fisik dan data penerbangan. Pihak militer belum berspekulasi mengenai potensi kegagalan mekanis atau kendala cuaca saat pendaratan.

Adapun penyebab kecelakaan pesawat tempur AS itu masih dalam penyelidikan. Garis polisi militer masih membentang di sekitar area jatuhnya pesawat untuk mengamankan kerangka jet yang hancur.

Pangkalan Udara Spangdahlem sendiri merupakan markas strategis AS di Jerman barat yang rutin menggelar latihan tempur lintas udara.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com