Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB
Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki. [Dok. Haberler]
BACA 10 DETIK
  • Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam situasi Gaza di Sidang Umum PBB, New York, pada 22 September 2026.
  • Erdogan mendesak masyarakat internasional segera merekonstruksi Gaza, meningkatkan tekanan kepada Israel, dan mendorong pengakuan kemerdekaan Palestina.
  • Erdogan mengkritik kegagalan PBB dalam menjaga perdamaian serta menuntut reformasi total pada struktur Dewan Keamanan PBB.

Erdoaan Tegaskan Dukungan untuk Negara Palestina

Erdoaan turut menyinggung absennya Presiden Palestina Mahmoud Abbas secara langsung dalam sidang tahun ini.

PBB sebelumnya mengadopsi resolusi yang memungkinkan delegasi Palestina mengikuti debat tingkat tinggi secara virtual dan memutar pernyataan Abbas yang telah direkam sebelumnya.

Menurut Erdoaan, ketidakhadiran Abbas secara langsung tidak akan membuat Turki berhenti menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Ia kembali mendukung pembentukan negara Palestina berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Erdoaan juga mengatakan upaya untuk menghalangi berdirinya negara Palestina pada akhirnya akan gagal.

Kritik Keras terhadap PBB

Selain Gaza, Erdogan menggunakan pidatonya untuk mengkritik kinerja PBB.

Erdogan menilai organisasi yang didirikan 81 tahun lalu untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional telah gagal menjalankan mandatnya.

Erdogan kembali mengangkat seruannya agar Dewan Keamanan PBB direformasi.

Erdogan menegaskan pandangannya bahwa masa depan lebih dari 190 negara tidak semestinya bergantung pada keputusan lima anggota tetap Dewan Keamanan.

“Dunia lebih besar dari lima,” menjadi salah satu pesan utama Erdogan ketika membahas struktur kekuasaan di PBB.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com