- Warga menemukan kerangka manusia di lahan kosong Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
- Polisi mengevakuasi kerangka tak beridentitas tersebut ke RSUD Balaraja guna penyelidikan dan pemeriksaan medis lanjutan.
- Kasus serupa juga terjadi saat warga menemukan kerangka manusia di Perumahan Puri Jaya sepekan sebelumnya.
Suara.com - Warga Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, digegerkan penemuan sejumlah tulang yang diduga merupakan kerangka manusia di lahan kosong Kampung Sondol, Kuta Bumi, Kamis (24/9/2026). Kerangka tersebut ditemukan warga yang sedang mencari rumput.
Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis Ipda Ahmad Dasuki mengatakan temuan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat mencari rumput, warga melihat sejumlah tulang yang bentuknya menyerupai kerangka manusia.
Saksi kemudian menelusuri lokasi dan menemukan bagian tulang lainnya yang diduga masih berkaitan dengan kerangka tersebut.
“Hasil pemeriksaan awal memang ditemukan kerangka yang diduga merupakan kerangka manusia,” kata Ahmad saat dihubungi, Jumat (25/9/2026).
Polisi kekinian masih mendalami identitas kerangka tersebut. Kerangka telah dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kedokteran.
“Identitas korban belum diketahui, penyelidikan masih terus dilakukan,” katanya.
Polisi juga mengumpulkan informasi dari lingkungan sekitar untuk mengetahui kemungkinan adanya warga yang kehilangan anggota keluarga.
Hingga kini, polisi belum menemukan bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana dalam penemuan tersebut.
Temuan Serupa
Penemuan diduga kerangka manusia juga terjadi di wilayah Pasar Kemis sepekan sebelumnya.
Pada Kamis (17/9) sekitar pukul 15.30 WIB, kerangka diduga manusia ditemukan di kawasan Perumahan Puri Jaya, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis.
Saat itu, saksi dari pihak perumahan tengah melakukan pengukuran ulang lahan. Ketika membersihkan area yang dipenuhi rumput alang-alang dan pepohonan liar, saksi menemukan benda yang menyerupai tulang.
Setelah diperiksa, benda tersebut diduga merupakan bagian dari kerangka manusia. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Pasar Kemis untuk ditindaklanjuti.